• Mon. Feb 9th, 2026

Presiden Prabowo Targetkan 80 Ribu KopDes plus Truck hingga Apotek

ByAF

Apr 7, 2025
Presiden Prabowo Targetkan 80 Ribu KopDes plus Truck hingga Apotek

Jakarta , Intra62.com . Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berkomitmen untuk menyediakan truk kepada 80 ribu koperasi yang dikenal sebagai Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih di setiap desa. Melalui fasilitas kredit usaha untuk memasarkan hasil panen, bahkan hingga apotek untuk rakyat.

Prabowo memberikan sambutan pada Panen Raya Nasional di Desa Randegan Wetan, Majalengka, Jawa Barat, Senin. Dia berkata, “Kita harapkan tiap koperasi desa akan punya dua truk masing-masing . Sehingga nanti koperasi desa dan petani desa tidak akan ada hasil panen yang tidak sampai ke pasar.”

Presiden menyatakan dalam tayangan video yang diunggah Senin oleh akun YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta . Bahwa pemerintah akan memberikan bantuan kredit pinjaman kepada petani dan nelayan melalui koperasi desa. Termasuk kredit untuk memiliki truk untuk memasarkan hasil panen.

Selain menawarkan bantuan kredit usaha, koperasi tersebut juga akan memiliki ruang pendingin, juga dikenal sebagai “simpanan dingin”. Untuk menjaga hasil panen agar tidak rusak terlalu cepat, dan untuk nelayan untuk menyimpan ikan mereka agar tetap segar.

Kemudian, koperasi juga akan mendistribusikan pupuk yang disubsidi pemerintah.  Yang dapat diambil langsung oleh gapoktan, gabungan kelompok petani.

Prabowo menyatakan bahwa pupuk akan dapat diambil dengan cepat ke gapoktan-gapoktan dan tidak akan ada lagi perantara atau tengkulak. Dia setuju dengan perwakilan petani sebelumnya bahwa mereka ingin pupuk dikirim langsung ke gapoktan, dan itulah yang akan kita usahakan.

Prabowo juga menyatakan bahwa setiap koperasi akan memiliki apotek desa di mana obat generik akan dijual dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

Apotek Desa

Prabowo berkata, “Meskipun kotaknya mungkin tidak terlalu menarik, tetapi obatnya sama, yang dapat diakses oleh rakyat dengan harga yang mungkin sepertiga atau bahkan sepuluh persen dari harga yang ada di kota-kota.”

Presiden berharap produksi ikan nelayan akan dijual ke masyarakat dengan harga terjangkau sekitar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram dengan adanya koperasi.

Presiden menekankan bahwa dia ingin menjadi presiden yang berhasil menurunkan harga pangan dan kesejahteraan petani dengan hasil pendapatan yang cukup.

Baca juga : Menkop: Koperasi Boleh Kelola Tambang , Tapi di Seleksi dulu ?

(Anisa-red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/