Jakarta , Intra62.com . Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara pengukuhan dan perkenalan (ta’aruf) pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Sabtu (7/2/2026) pagi. Sekitar pukul 10.00, Prabowo tiba di lokasi acara.
Prabowo mengenakan pakaian kokoh putih, celana hitam, dan kopiah hitam. Dia datang bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Saat tiba di Masjid Istiqlal, Prabowo langsung menyalami para pemimpin MUI satu per satu. Ketua MPR RI Ahmad Muzani duduk di depan para pimpinan MUI.
Prabowo menyalami para ulama dan kemudian berjalan menuju kursinya. Ketua Umum MUI Anwar Iskandar dan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, yang merupakan ketua panitia acara “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa”, berada di sampingnya saat dia duduk. Selain menjadi salah satu pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nusron saat ini bertugas sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana.
Acara pengukuhan pengurus MUI di Masjid Istiqlal dihadiri oleh banyak tokoh, termasuk Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla.
Acara di Masjid Istiqlal pagi ini dihadiri oleh 58.000 lebih orang, kata Nusron Wahid, ketua panitia acara.
Nusron menyatakan, “Alhamdulilah yang hadir dari semua lapisan, dari perwakilan pengurus Majelis Ulama Indonesia se-Jabodetabek, pengurus pondok pesantren se-Jabodetabek. Dan majelis taklim se-Jabodetabek, yang pimpinannya hadir di tengah-tengah kita semua,” seperti yang dilansir Antara.
Menurut Nusron, acara hari ini lebih dari sekedar pertemuan dan seremoni. Ini adalah acara doa bersama, terutama di tengah kondisi bangsa saat ini . Yang menghadapi sejumlah bencana banjir bandang dan tanah longsor di beberapa wilayah Indonesia.
Doa Bersatu dalam Munajat
Dalam situasi seperti ini, Indonesia membutuhkan kekuatan iman, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Dalam kesempatan lain, Nusron menyatakan, “Doa Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa menjadi ikhtiar batiniah sekaligus pesan persatuan dan empati bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana.”
Sejak pukul 07.00 pagi, puluhan ribu orang telah memadati kompleks Masjid Istiqlal di Jakarta. Beberapa dari mereka telah hadir sejak subuh. Jamaah Masjid Istiqlal sebagian besar mengenakan pakaian muslim serba putih . Dan berjalan dari ruang ibadah utama di lantai satu hingga lantai empat dan lima.
Baca juga : Rekomendasi Diberikan oleh Kompolnas Kepada Presiden Mengenai Profesionalitas Polri.
( Anisa-red )
