Jakarta, Intra62.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meningkatkan alokasi anggaran penelitian hingga Rp4 triliun untuk meningkatkan riset dan inovasi di institusi pendidikan tinggi.
Setelah menghadiri Taklimat Presiden RI bersama para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, Menteri Pendidikan Tinggi, Brian Yuliarto, menyatakan, “Secara khusus, tadi kami perlu sampaikan, bahwa Bapak Presiden juga menambah alokasi dana untuk riset dan inovasi seluruh perguruan tinggi itu sampai Rp4 triliun.”
Brian mengatakan bahwa peningkatan anggaran tersebut menunjukkan betapa pentingnya Presiden meminta dunia pendidikan tinggi, khususnya pengajar besar dan peneliti, untuk berkontribusi secara signifikan dalam mendorong kemajuan bangsa ke depan.
Brian mengatakan bahwa terkait dengan metode penganggaran, Kementerian Keuangan dan Kementerian Sekretariat Negara akan bekerja sama lebih lanjut untuk melakukan diskusi rinci tentang rencana dan penyaluran dana tersebut.
Ia menyatakan bahwa seluruh sekolah tinggi, baik negeri maupun swasta, akan menerima anggaran riset tambahan sebagai bagian dari memperkuat ekosistem riset nasional.
Pada kesempatan itu, Brian juga menyatakan bahwa Presiden Prabowo meminta riset perguruan tinggi sesuai dengan agenda pembangunan industri nasional.
Pengembangan industri waste to energy, hilirisasi mineral, dan hilirisasi pangan adalah beberapa contoh proyek strategis nasional yang akan didukung oleh Danantara, dan beberapa prioritas riset akan difokuskan untuk mendukung mereka.
Dia menyatakan, “Diharapkan, perguruan tinggi mem-back up dengan riset-riset yang kuat sehingga kemandirian kita terhadap hilirisasi industri itu cukup tinggi.”
Baca Juga : Presiden Memerintahkan Pemkab Balangan Menyusun Rencana Pascabanjir.
(Red).
