Jakarta, Intra62.com – Ahli Gizi Karishmma Chawla menyarankan untuk menggunakan beras dengan indeks glikemik yang lebih rendah daripada beras putih.
Selain itu, jenis beras ini dapat memberikan nutrisi dan rasa tanpa khawatir tentang kenaikan gula darah, menurut Hindustan Times, Jumat.
Untuk glikemiks indeks (GI), makanan diklasifikasikan berdasarkan seberapa cepat karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah setelah makan. Makanan dengan GI tinggi diserap dengan cepat, menyebabkan peningkatan kadar gula darah segera, sementara makanan dengan GI rendah dicerna lebih lama, menyebabkan peningkatan kadar gula lebih lambat.
NASI MERAH
Nasi ini, yang kaya akan serat, protein, dan antioksidan, memiliki kemampuan untuk mengontrol kadar gula darah dengan GI 45-52. Ini mampu mengurangi peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga kadar gula darah tetap stabil.
BERAS LIAR
Ini adalah jenis biji rumput dengan kadar GI 35–40 yang meningkatkan gula darah dan membuat Anda kenyang.
BERAS HITAM
Beras ini memiliki kadar GI 35-45 dan banyak serat serta antioksidan, yang membantu mengurangi stres oksidatif, terutama bagi mereka yang menderita diabetes.
BERAS BASMATI
Beras ini bagus untuk orang dengan diabetes karena GInya sedang.
Baca Juga : Menurut Dinas Kesehatan Batam, 46 Dapur SPPG Memiliki Sertifikat Higienitas.
(Red).
