• Sat. Jun 6th, 2026

Menko PMK Mengusulkan Komando SAR Nasional Dalam Situasi Darurat.

ByBunga Lestari

Feb 12, 2026

Jakarta, Intra62.com – Untuk mempercepat penyelamatan korban, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyarankan penerapan satu komando nasional dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) saat terjadi keadaan darurat.

Dalam sarasehan bertema “Penguatan Basarnas dalam sistem SAR Nasional” yang diadakan di Jakarta, Kamis, Menko PMK Pratikno menyatakan bahwa tidak hanya pencarian korban yang harus diutamakan, tetapi juga penyelamatan.

Menko Pratikno mengevaluasi sistem komando satu ruang, satu data, dan satu komando yang sangat penting untuk menggerakkan seluruh aset dan sumber daya lintas kementerian dan lembaga tanpa terhambat oleh proses birokrasi saat status tanggap darurat ditetapkan.

Menurut rencana tersebut, jalur koordinasi dapat langsung beralih ke mode SAR, sehingga proses pengendalian dan operasional menjadi lebih mudah dan fokus pada percepatan penyelamatan jiwa yang diawasi langsung oleh Kepala Basarnas.

Dalam situasi darurat, jam emas berlangsung selama 72 jam untuk memastikan bahwa korban selamat, sehingga waktu sangat terbatas. Menurutnya, operasi penyelamatan tidak hanya bergantung pada keberanian individu; itu juga membutuhkan sistem komando yang solid, infrastruktur yang memadai, dan dukungan teknologi dan sumber daya manusia.

Dia mengatakan bahwa dengan kekuatan personel SAR yang terbatas dan wilayah tanggung jawab Basarnas yang mencapai sekitar 5 juta kilometer persegi, sistem tersebut harus diperkuat dengan cepat.

Menko Pratikno menyatakan bahwa Basarnas saat ini baru memiliki 5.462 staf yang bekerja di 45 kantor SAR, yang masih kurang, dan kebutuhan untuk melayani 280 juta orang yang tinggal di lebih dari 5.000 pulau di Indonesia.

Selain itu, mengingat kemungkinan risiko yang meningkat sebagai akibat dari perubahan iklim dan intensitas bencana. Dia menyatakan bahwa saat ini ada tuntutan publik terhadap kecepatan dan efektivitas penanganan darurat, terutama di era media sosial, di mana setiap respons disorot secara luas.

Ia percaya bahwa potensi SAR dalam operasi dapat dipersempit dengan mengintegrasikan komando dan mengoptimalkan pemanfaatan aset TNI, Polri, dan kementerian dan lembaga terkait.

Menko PMK Pratikno juga menekankan betapa pentingnya meningkatkan kemampuan internal Basarnas melalui penyediaan sarana dan prasarana. Dia juga mendorong diskusi lanjutan untuk membuat sistem penyelamatan nasional menjadi lebih responsif dan efisien.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/