• Wed. Jun 10th, 2026

Kurang dari 3.000 Orang Tewas Gempa Myanmar, Bau Busuk Tercium di Sekitar Gedung Runtuh

ByAF

Apr 2, 2025
Kurang dari 3.000 Orang Tewas Gempa Myanmar, Bau Busuk Tercium di Sekitar Gedung Runtuh

Jakarta , Intra62.com . Jumlah korban tewas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar pada Jumat pekan lalu mendekati 3.000 orang. Jumlah ini mungkin terus meningkat karena banyak orang yang masih hilang belum ditemukan.

Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar dengan lebih dari 1,7 juta penduduk, adalah tempat korban terbanyak. Banyak rumah runtuh.

Pemerintah Myanmar melaporkan pada Selasa (1/4/2025) bahwa 2.719 orang tewas dan lebih dari 4.500 orang luka-luka, dan 441 orang masih hilang.

Tim SAR mulai bergerak ke kota-kota kecil dan perdesaan yang kehilangan jalur komunikasi karena gempa. Jumlah korban diperkirakan akan meningkat pesat setelah operasi di lokasi tersebut berakhir.

Meskipun gempa sudah berlangsung empat hari, para petugas sangat terburu-buru untuk menyelamatkan korban yang mungkin masih hidup. Masih mungkin ada keajaiban, seperti yang terjadi pada Selasa kemarin.

Setelah terjebak selama 91 jam di dalam reruntuhan bangunan di Ibu Kota Naypyidaw, seorang wanita diselamatkan pada Selasa pagi waktu setempat.

Menurut pernyataan yang diposting di Facebook oleh Departemen Pemadam Kebakaran Myanmar, korban adalah perempuan berusia 63 tahun. Dia sadar dan dapat berkomunikasi saat dikeluarkan dari reruntuhan bangunan. Jumlah korban diperkirakan akan meningkat secara signifikan saat tim penyelamat mencapai kota-kota dan desa yang komunikasinya terputus akibat gempa.

Lebih dari 1.000 petugas SAR dari berbagai negara telah tiba di Myanmar untuk membantu pencarian. Menurut media pemerintah Myanmar, hampir 650 orang diselamatkan dalam kondisi hidup dari reruntuhan struktur.

Satu tim dari SAR asing yang memulai pencarian berasal dari India. Mereka mengais bangunan Mandalay yang hancur.

Seorang petugas SAR mengatakan bau mayat yang membusuk akibat panas terik sudah tercium di sekitar bangunan yang runtuh.

Selain itu, krematorium di pinggiran Mandalay bekerja keras untuk mengkremasi ratusan mayat. Karena banyak korban masih terjebak di reruntuhan, pemandangan itu mungkin masih akan terlihat dalam beberapa hari mendatang.

Heningkan Cipta 1 Menit

Pada Selasa kemarin, untuk mengenang para korban gempa bumi yang mengerikan, Myanmar menggelar pengheningkan cipta selama satu menit.

Saat gempa terjadi pada Jumat pekan lalu, siren dibunyikan pada pukul 12.51.02 waktu setempat. Setelah itu, pencarian korban dihentikan untuk menghencingkan cipta.

Petugas SAR berbaris untuk memberi penghormatan terakhir di salah satu lokasi terburuk, kompleks apartemen Sky Villa. Setengah tiang bambu yang diikat ke tenda penyelamat digunakan untuk mengibarkan bendera, sementara suara sirene bergema.

Selain di Myanmar, gempa bumi yang mengerikan itu juga menewaskan setidaknya 20 orang di Thailand, yang berada 1.000 km lebih jauh dari pusat gempa. Para korban kebanyakan pekerja konstruksi di lokasi gedung 30 lantai yang runtuh di Bangkok. Puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.

Baca juga : Pasukan Misi Kemanusiaan ke Myanmar , Rencana Dilepas Presiden

(anisa-red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/