Jakarta , Intra62.com . Kemenag-Baznas Buka Pinjaman lunak Melalui Masjid, Cegah Pinjol. Kementerian Agama dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memulai program Baznas Microfinance Masjid (BMM)—Masjid Berdaya Berdampak (MADADA). Program ini bertujuan untuk mencegah pinjaman dan judi online.
Dua rantai ini merusak masyarakat. Di Jakarta, Senin, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat menyatakan, “Kita dapat meminimalkan orang agar tidak terjerumus pada judol dan pinjol melalui BMM-MADADA yang dikelola takmir masjid.”
Arsad menyatakan bahwa tujuan dari program tersebut adalah untuk menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat dengan memberikan pinjaman lunak kepada mereka.
Ia menilai fenomena judol dan pinjol kian merusak ketahanan ekonomi rumah tangga. Ia menyebut banyak penerima bantuan pemerintah justru terjerat praktik tersebut.
Agar dapat tepat sasaran, sebanyak 34 takmir masjid dari tiga provinsi, yakni DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, mengikuti bimbingan teknis periode awal.
Dia menambahkan, “Mereka disiapkan menjadi pendamping yang akan mengawasi pelaksanaan program di daerah masing-masing.”
BMM-MADADA bertujuan untuk membuat masjid menjadi lebih dari hanya tempat ibadah. Itu harus menjadi pusat sosial dan ekonomi juga. Danan umat dapat dikelola oleh takmir melalui rencana ini untuk membantu warga yang memiliki bisnis tetapi kekurangan dana.
Banyak orang memiliki semangat hidup dan inovasi usaha, tetapi mereka kekurangan modal. Dia menyatakan bahwa pinjaman lunak sangat bermanfaat karena tidak memiliki bunga dan tidak menjerat seperti pinjol.
Ia juga menambahkan bahwa dana pinjaman lunak bergulir. Ini berarti bahwa dana dapat diberikan kembali kepada penerima baru setelah dana dikembalikan. Ini akan membantu semakin banyak masyarakat terbantu dan mandiri secara ekonomi.
Metode ini digunakan untuk mencegah masyarakat mencari pembiayaan ilegal. Arsad mengatakan bahwa masjid dapat menjadi garda ekonomi umat sekaligus benteng dari pinjol dan judol.
Baca juga : Bank Indonesia : Rupiah akan turun dari Rp16.300 ke Rp16.700 per dolar AS
(Anisa-red)
