• Thu. Jun 18th, 2026

Ini Pesan Kartika Oman Kepada Kementerian Agama RI Langsung Dari Tanah Suci

ByASD

Jul 21, 2023
kuota haji warga indonesia

Mekkah, Intra62.com – Kuota haji warga Indonesia tahun ini telah disepakati Kerajaan Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia yakni sebanyak 221.000 jemaah. Kuota tersebut terbagi menjadi dua yaitu regular dan khusus. Untuk regular diisi 203.320 jemaah haji dan untuk khusus sebanyak 17.680 jemaah haji.

Pemerintah telah mempersiapkan ibadah haji dengan sebaik mungkin. Untuk iru Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1444 Hijriah/2023 Masehi yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) bertujuan sebagai panduan bagi para tamu Allah.

kuota haji warga indonesia
Potret Kartika Oman dan keluarga di saat menunaikan ibadah haji (andi/intra62)

Sementara itu, salah satu jemaah asal Indonesia Kartika Oman yang kebetulan berkesempatan menjadi tamu Allah pada musim haji tahun 2023 bersama keluarganya sempat menyampaikan beberapa kepada awak media melalui WhatsApp.

“Iya tahun ini Alhamdulilah saya dan keluarga bisa menunaikan ibadah haji. Saya, mamah, kakak pertama, dan kakak ipar bisa menjalankan ibadah haji, terimakasih juga kepada petugas-petugas haji khususnya petugas kesehatan dan petugas pelindung jemaah,” ujar Kartika, Rabu (19/07/23).

Namun Kartika juga menyoroti dan berpesan kepada pihak Kementerian Agama (Kemenag) RI, terkait pelayanan kepada jemaah di hotel.

“Untuk pemerintah di Kementerian Agama semoga bisa lebih memperhatikan nasib para jemaah di hotel termasuk kebersihannya, seperti ganti-ganti seperai, kasur, hingga handuk itu harusnya di laundry, tetapi kalau di tim kami tidak. Barang itu diganti karena kami yang komplain kepihak Manager hotel tersebut, jadi Managernya menegur pihak OB,” kata Kartika.

Baca juga :

Tak hanya itu, Kartika juga memprihatinkan perihal makanan yang kurang layak, terdapat beberapa jemaah yang mendapatkan makanan yang kurang layak bahkan basi.

“Kemudian makanannya pas waktu di Arofah, di Mina juga banyak yang tumbang. Kenapa pas sebelum pergantian tahun Corona itu makanannya terbilang jauh lebih layak dan harganya pun murah. Sementara setelah Corona justru makanannya kurang layak dan juga harganya lebih mahal,” tutup Kartika.

(andi/intra62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/