Jakarta, Intra62.com –
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Santo Darmosumarto, Indonesia berkomitmen untuk mendukung upaya Kamboja untuk memerangi kejahatan transnasional, termasuk sindikat penipuan online.
Menurut keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, Dubes Santo menyatakan, “Kejahatan lintas negara hanya dapat ditanggulangi melalui kerja sama intensif, baik di tingkat bilateral maupun regional.”
Pada pertemuan perpisahan (farewell call) dengan Presiden Senat Kamboja, Samdech Techo Hun Sen, pada 26 Januari, Dubes Santo menyatakan komitmennya untuk mendukung.
Dubes RI juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kamboja atas dukungannya terhadap KBRI Phnom Penh dalam pelayanan dan perlindungan WNI; khususnya, dia berterima kasih atas bantuan dalam mengendalikan aliran kedatangan WNI ke Phnom Penh setelah mereka melarikan diri dari sejumlah pusat penipuan online di Kamboja.
KBRI Phnom Penh sebelumnya melaporkan bahwa 2.277 WNI telah datang langsung ke KBRI setelah keluar dari sindikat penipuan online dari berbagai wilayah di Kamboja.
Dubes Santo juga menyatakan bahwa hubungan antara Indonesia dan Kamboja telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam bidang ekonomi dan interaksi masyarakat.
Intensitas kunjungan pejabat tinggi, termasuk kunjungan Hun Sen ke Jakarta pada Mei 2025, menunjukkan tren penguatan kerja sama tersebut.
Sementara itu, Presiden Senat Kamboja Samdech Techo Hun Sen menyatakan bahwa pemberantasan sindikat penipuan online yang telah dimulai sejak lama telah menghasilkan hasil yang positif baru-baru ini.
Selain itu, dia mengapresiasi peran Dubes RI dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara dan menilai peran pentingnya dalam mendorong kerja sama di berbagai bidang antara kedua negara.
KBRI melaporkan bahwa Dubes Santo menerima medali penghargaan The Order of Sahametrej: Maha Maha Sereyvath sebagai penghargaan atas kontribusinya.
Selain itu, menurut KBRI, Dubes Santo dalam waktu dekat akan menyelesaikan tugasnya sebagai Dubes RI untuk Kamboja dan akan memulai posisi baru sebagai Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika di Kemlu RI.
(Red).
