• Thu. Jun 11th, 2026

Google, Korlantas, dan Jasa Marga Menggabungkan Data Mudik 2026.

ByBunga Lestari

Feb 12, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Untuk mendukung penyediaan informasi arus mudik 2026, Google Indonesia bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dan Jasa Marga dengan mengintegrasikan data rekayasa lalu lintas dan layanan peta digital.

Usai rapat koordinasi mudik 2026 di Jakarta, Kamis, Richard Darsono, Manajer Pengembangan Mitra Strategis Geo Google Indonesia, menyatakan bahwa kerja sama selama lima tahun itu berfokus pada penyediaan informasi rute dan lalu lintas yang akurat bagi masyarakat.

Richard menyatakan, “Kami bekerja sama dengan Korlantas dan Jasa Marga untuk memperbarui informasi rute, jadwal penutupan jalan, serta titik penting yang dapat digunakan sebagai referensi pemudik di Google Maps.”

Google Maps memungkinkan pengguna melihat pilihan rute perjalanan, jadwal transportasi umum seperti kereta api, dan perkiraan tarif tol. Selain itu, Google Maps menawarkan fitur unduh peta, yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan navigasi tetap di daerah dengan sinyal terbatas.

Dalam acara yang sama, Kepala Sub Bagian Pengendalian Operasional Bagian Operasional (Kasubbag Dalops Bag Ops) Korlantas Polri Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Renaldi Oktavian menyatakan bahwa selama periode mudik, data rekayasa lalu lintas dan manajemen akan ditransfer ke platform digital yang dapat diakses oleh masyarakat umum.

Masyarakat harus tahu tentang rekayasa lalu lintas agar mereka dapat memilih rute dan waktu perjalanan. Renaldi menyatakan bahwa data lapangan dan pantauan titik krusial adalah dasar untuk pembuatan skema pengaturan arus.

Pengecekan dilakukan di jalur tol, jalur arteri, dan beberapa ruas fungsional yang direncanakan beroperasi saat mudik. Rekayasa lalu lintas, seperti sistem satu arah, juga dirancang dengan mempertimbangkan kapasitas jalur alternatif.

Menurut Lisye Octaviana, Kepala Komunikasi Korporat dan Pengembangan Komunitas Jasa Marga, perusahaan membantu integrasi data perjalanan melalui aplikasi Travoy, yang terhubung dengan Google Maps.

 

Dia menyatakan bahwa masyarakat dapat melihat tarif tol, gerbang tol, waktu perjalanan, dan kondisi lalu lintas di jalan raya melalui aplikasi tersebut.

Saat ini, Jasa Marga mengoperasikan lebih dari 3.500 kamera pemantau yang membantu pemudik merencanakan perjalanan dengan menyajikan informasi kondisi jalan dan area istirahat secara langsung.

Baca Juga :Jasa Marga Laporkan 157.909 Kendaraan , H-10 Sudah Tinggalkan Jabotabek

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/