• Sat. Apr 18th, 2026

Empat Sekolah Swasta Di Lombok Timur Ditutup Karena Tidak Ada Siswa.

ByBunga Lestari

Nov 19, 2025

Jakarta, Intra62.com – Empat sekolah swasta ditutup oleh pemerintah kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), karena kekurangan siswa.

Di Lombok Timur, Rabu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Hasni menyatakan bahwa empat sekolah swasta tersebut ditutup karena tidak memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan, atau tidak lagi memiliki siswa.

Ia menyatakan bahwa Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur menetapkan penutupan tersebut.

Dua Sekolah Dasar (SD)—SD Islam Terpadu Ittihadul Ummah Al-Akbar di Lenek, Kecamatan Lenek, dan SD Islam Darul Khair NW Embung Ganang di Sambelia—telah ditutup.

Selain itu, ada dua SMP yang ditutup. Mereka adalah SMP IT Al-Wustho Telaga Waru di Kecamatan Pringgabaya dan SMP IT Islahul Ummah Hidayatullah di Padag Guar, Kecamatan Sambelia.

Dia menjelaskan bahwa keputusan ini tidak dibuat dengan cepat. Sebaliknya, itu merupakan hasil dari usulan Unit Pelaksana Teknis (UPT) kecamatan setelah verifikasi lapangan yang menyeluruh.

Menurut Hasni, hasil verifikasi menunjukkan bahwa sekolah-sekolah tersebut tidak lagi memenuhi standar minimum penyelenggaraan pendidikan formal. Beberapa sekolah telah berdiri selama bertahun-tahun, tetapi tidak menunjukkan perkembangan signifikan dalam jumlah murid atau kualitas layanan.

Dia menyatakan bahwa persaingan ketat dengan sekolah lain yang dinilai lebih berkembang, baik dari segi fasilitas, tenaga pendidik, maupun program pembelajaran, merupakan salah satu penyebab penurunan minat masyarakat.

Dia menyatakan bahwa jarak antar-sekolah yang terlalu dekat juga membuat beberapa lembaga pendidikan kesulitan menarik siswa baru.

Sekolah-sekolah saat ini memiliki persyaratan yang sangat ketat, menurut Hasni. Ini termasuk masalah kecukupan populasi calon siswa dan jarak minimal 1,5 kilometer antar-sekolah.

“Sekolah yang ditutup justru sangat dekat dengan sekolah lain dan kurang diminati masyarakat. Kami berharap penutupan ini tidak mengganggu layanan pendidikan karena lembaga-lembaga lain di sekitar lokasi masih mampu menampung kebutuhan belajar siswa.”

Baca Juga : Prabowo: Smartboard Telah Dipasang di 75 Persen Sekolah Di Indonesia.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/