• Sun. Mar 15th, 2026

Dinkes Meminta Masyarakat untuk Waspada! Tahun 2023 – 2025, HMPV di Jakarta mencapai 214 kasus

ByAF

Jan 12, 2025
Dinkes Meminta Masyarakat untuk Waspada! Tahun 2023 - 2025, HMPV di Jakarta mencapai 214 kasus

Jakarta ,Intra62.com. Dinkes  DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mempertahankan kesehatan . Dan memperhatikan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang disebabkan oleh Human Metapneumovirus (HMPV).

Menurut Ani Ruspitawati, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, ada HMPV yang ditemukan di Jakarta. Tetapi keadaan dapat diperbaiki dengan tindakan pencegahan sederhana dan penanganan yang tepat.

Kami mencatat 214 kasus ISPA akibat HMPV di wilayah Jakarta dari tahun 2023 hingga Januari 2025. Dengan rincian 13 kasus pada tahun 2023, 121 kasus pada tahun 2024, dan 79 kasus pada tahun 2025,” kata Ani di Jakarta, Sabtu (11/1/2025).

Dia menegaskan, “Namun, kami ingin menekankan bahwa masyarakat harus melakukan pencegahan, seperti menjaga kebersihan tangan, pola makan sehat.  Dan menggunakan masker saat sakit untuk mencegah penularan.”

Sejauh ini, perusahaan telah terus mengawasi kesehatan masyarakat melalui program pendidikan kesehatan berbasis komunitas.

Dan memberikan informasi yang mudah dipahami tentang gejala HMPV dan tindakan awal yang dapat diambil untuk mengobatinya. Ini dicapai melalui penyuluhan di sekolah yang melibatkan siswa, pengajar , dan orang tua dalam memahami pentingnya kebersihan dan lingkungan.

Edukasi ini dilakukan melalui kegiatan interaktif, seperti simulasi mencuci tangan dan pemberian informasi tentang cara menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, kegiatan penyuluhan di komunitas juga kerap dilakukan melalui posyandu, puskesmas, kelompok masyarakat, dan kader kesehatan.”

Dinkes Provinsi DKI Jakarta telah meningkatkan upaya untuk menemukan kasus ISPA dengan bekerja sama dengan rumah sakit dan laboratorium pemeriksa. Ani menyatakan bahwa virus yang paling umum ditemukan dalam pemeriksaan panel napas di beberapa rumah sakit dan laboratorium adalah rhinovirus, flu burung AH3, virus sintesis paru-paru (RSV) A+B, flu burung A 135 spesimen, flu burung B 134 spesimen, flu burung H1N1 pdm09 128 spesimen, dan HMPV dari 23 jenis agen atau mikroorganisme yang dapat menyebabkan ISPA.

Baca juga : Dokter Jelaskan Usia Ideal Anak Untuk Operasi Penyakit Jantung Bawaan

Webinar via Zoom

Ani juga meminta semua orang di Jakarta untuk bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan infeksi saluran pernapasan. Ia menjamin bahwa fasilitas kesehatan Provinsi DKI Jakarta siap untuk melayani pasien.

Orang-orang harus segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terdekat jika mereka mengalami gejala seperti batuk, pilek, atau demam. Dia menyatakan bahwa mereka akan bekerja sama untuk membuat Jakarta menjadi tempat yang sehat dan aman dari penyakit.

Webinar publik berjudul “Yuk Kenal Lebih Dekat dengan Penyakit ISPA dan Pneumonia Agar Dapat Dicegah” diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ikatan Dokter Anak Indonesia, dan Tim Kerja ISPA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan diadakan melalui aplikasi Zoom pada Senin, 13 Januari 2025, pukul 08.30–12.00 WIB.

( Anisa-red)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/