Jakarta, Intra62.com – Untuk memenuhi kebutuhan pengungsi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dapur umum lapangan yang didirikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial menghasilkan sekitar 4.500 paket makanan setiap hari.
Selama masa tanggap darurat, dapur umum di SDN 1 Pasirlangu memberi pengungsi tiga kali makan setiap hari, kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin.
Dia menyatakan bahwa untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi serta mendukung proses pencarian dan penanganan korban bersama pemerintah daerah dan unsur terkait, Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik.
Menurut Kementerian Sosial, tanah longsor di Desa Pasirlangu terjadi pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 02.00 WIB sebagai akibat dari hujan yang intens yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua. Pergerakan tanah di lereng curam mengganggu permukiman.
Hingga Minggu malam, 25 Januari, ada 498 orang yang mengungsi dan ditempatkan di aula Kantor Desa Pasirlangu.
Selain itu, sekitar 30 rumah di Kampung Pasirkuning dan sekitarnya mengalami kerusakan, yang berdampak langsung pada 34 kepala keluarga atau 113 jiwa.
Selain itu, Kementerian Sosial memberikan bantuan seperti tenda serbaguna, tenda keluarga, kasur, selimut, makanan siap saji, lauk pauk siap saji, makanan anak, kit keluarga, perlengkapan anak, dan paket pakaian dewasa dan anak.
Dengan Surat Keputusan Nomor 100.3.3.2/Kep.25-BPBD/2026, pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana.
Status ini berlaku mulai 24 Januari hingga 6 Februari 2026. Sementara itu, di lokasi kejadian, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, Dinas Sosial, Tagana, dan organisasi terkait lainnya terus melakukan pencarian korban hilang dan penanganan dampak bencana.
Baca Juga : Pegawai Dapur MBG Diangkat Jadi PPPK, Pengajar Honorer Meradang: Ini Diskriminatif Dan Menyiksa!
Baca Juga :Menko Bidang Pangan: SPPG merupakan inti Dari Program MBG
(Red).
