Jakarta, Intra62.com – Pada Rabu (15/10), China meluncurkan rencana aksi tiga tahun untuk meningkatkan infrastruktur kendaraan listrik adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mempercepat adopsi kendaraan listrik di negara itu.
Rencana ini, yang dibuat oleh Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) dan lembaga pemerintah China lainnya,infrastruktur kendaraan listrik bertujuan mendorong inovasi industri, meningkatkan cakupan jaringan pengisian daya, dan meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan.
China bertujuan untuk membangun jaringan nasional yang terdiri dari 28 juta fasilitas pengisian daya pada akhir 2027. Jaringan ini akan memiliki kapasitas pengisian daya publik lebih dari 300 juta kilowatt, yang akan cukup untuk memenuhi permintaan lebih dari 80 juta kendaraan listrik, menurut rencana.
Baca Juga : PDB Singapura Melebihi Perkiraan, Tetapi Prospek Ekonomi Menurun.
Menurut rencana, langkah-langkah utama termasuk meningkatkan jaringan pengisian daya cepat di kota-kota, meningkatkan fasilitas pengisian daya yang lebih cepat di sekitar jalan tol, dan mengatasi kekurangan infrastruktur pengisian daya di daerah pedesaan.
Selain itu, rencana itu menekankan peningkatan infrastruktur pengisian daya di kawasan perumahan serta fasilitas pengisian daya pribadi yang lebih banyak.
Jumlah fasilitas pengisian daya untuk EV di China meningkat sebesar 53,5 persen dari tahun sebelumnya, menunjukkan ekspansi terus-menerus pasar kendaraan energi baru di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan ini merupakan bukti dari peningkatan infrastruktur pengisian daya untuk EV.
( Red ).
