Jakarta, Intra62.com –
Di Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) segera didirikan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperkuat kedaulatan negara dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Saat meninjau lokasi pembangunan di Desa Nibung, Rabu, Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis mengumumkan bahwa mereka telah menerima hibah lahan strategis seluas 50 hektare.
Dia menyatakan bahwa mereka telah menerima hibah lahan seluas 50 hektare di lokasi yang sangat strategis, dan pembangunan akan segera dimulai dalam waktu dekat setelah anggaran diberikan oleh Kementerian Pertahanan.
Dari berbagai lokasi yang telah ditinjau, ia menyatakan bahwa Bangka Tengah adalah yang paling siap untuk pembangunan Yonif TP dari segi status lahan dan luasnya.
Menurutnya, lahan yang disediakan pemerintah daerah sangat siap, tidak ada hambatan, dan statusnya jelas (bersih dan jelas).
Baca Juga : TNI AU Meningkatkan Kemampuan Personel Dalam Menghadapi Situasi Darurat.
Ia mengakui bahwa beberapa lahan telah digunakan oleh masyarakat untuk perkebunan sawit. Namun, pemilik lahan telah mengikhlaskan tanpa tuntutan ganti rugi melalui metode pemerintah desa.
Menurutnya, ada lahan yang sudah ditanami sawit, tetapi masyarakat memahaminya dan mengikhlaskannya tanpa kompensasi.
Algafry berharap pembangunan markas TNI AD segera selesai karena akan memperkuat pertahanan wilayah dan membantu program ketahanan pangan di daerah.
Diharapkan pembangunan Batalyon TP ini memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pembangunan.
Dia menyatakan bahwa keberadaan Batalyon TP dapat meningkatkan kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program pembangunan, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan berbasis wilayah.
Baca Juga : TNI AD Telah Membangun 6.000 Sumber Air Bersih Bagi Masyarakat.
(Red).
