Jakarta, Intra62.com – Anggota DPR komisi X Abdul Fikri Faqih, anggota Komisi X DPR RI, meminta agar layanan literasi digital yang dikelola negara dapat diakses oleh semua penyandang disabilitas, terutama mereka yang tunanetra.
Di Jakarta, Rabu, Abdul Fikri mengatakan, “Mudah-mudahan nanti bersama-sama dengan yang lain, kita membuat kebijakan yang inklusif untuk semuanya.”
Dia juga menekankan layanan digital milik negara, termasuk Ipusnas—perpustakaan digital berbasis media sosial milik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Dia mengatakan bahwa Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) telah menyampaikan pesan tentang masalah akses terbatas tersebut. Pertuni juga mengatakan bahwa layanan literasi digital milik negara masih sulit diakses oleh penyandang tunanetra.
Ia menekankan bahwa pengembangan layanan digital pemerintah memerlukan kebijakan yang mempertimbangkan kebutuhan seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Untuk menanggapi isu efisiensi energi yang berkembang di masyarakat dalam menghadapi krisis global, Sekretaris Utama Perpusnas Joko Santoso mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Perpusnas menyatakan bahwa penyesuaian yang terjadi pada layanan iPusnas tidak terkait dengan efisiensi anggaran, tetapi merupakan bagian dari upaya penguatan sistem layanan digital secara menyeluruh untuk memastikan stabilitas dan keandalan layanan dalam jangka panjang.
Baca Juga : Masyarakat Mendapatkan Layanan Secara Murah, Mudah, Simpel Dengan Digitalisasi
( Red )
