Jakarta, Intra62.com – BADAN PENANGGULANGAN Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan senantiasa memakai masker saat berada di luar ruangan karena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga ke wilayah provinsi itu.
Teten Ali, Kepala Pelaksana BPBD Jabar, mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan saluran pernapasan dengan mengenakan masker dan kacamata pelindung saat berada di luar ruangan.
Teten meminta masyarakat menutup rapat akses ventilasi, pintu, dan jendela rumah untuk mencegah partikel abu halus masuk ke pemukiman.
Selain itu, endapan abu dari letusan gunung berapi di atap dan pekarangan rumah dibersihkan secara perlahan tanpa mengibaskan material. “Ini agar partikel mikro tersebut tidak kembali beterbangan di udara,” katanya.
Sebagaimana dilaporkan oleh Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menyebar dari Selat Sunda hingga mengintai beberapa wilayah di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta pada Minggu (6/9) pukul 09.00 WIB.
Hasil analisis data citra satelit RGB Himawari-9 mengkonfirmasi penyebaran material vulkanik lintas provinsi. Erupsi yang berkepanjangan melanda gunung api berstatus Level III (Siaga).
Orang-orang diminta untuk tidak panik dan terus memantau perkembangan informasi dan sebaran arah angin terkini dari kanal resmi BPBD, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dan BMKG.
Baca Juga : Pendidikan Jarak Jauh Untuk Mencegah Abu Vulkanik Diterapkan Di DKI Jakarta
( Red )
