Jakarta, Intra62.com – Gerbang tol ini sangat penting untuk menghubungkan Tol Jogja-Solo dan Tol Jogja-Bawen, terutama untuk kendaraan yang menuju wilayah DIY dan menuju Magelang. Konstruksi fisik Gerbang Tol (GT) Trihanggo, yang terletak di Kronggahan, Gamping, Sleman, telah selesai.
Menurut Agung Murhandjanto, Humas PT Adhi Karya untuk Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, struktur GT Trihanggo telah selesai. Bentuk gerbang tol sekarang dapat dilihat, dan proyek memasuki tahap penyelesaian akhir.
Agung menyatakan bahwa setelah struktur utama selesai, tugas berikutnya adalah memasang gambar Keraton Ratu Boko di bagian atas gerbang.
Pada hari Minggu, 6 September 2026, Agung menyatakan, “Betul, itu tinggal apa siluetnya itu yang siluet situs Kraton Ratu Boko itu dinaikkan, itu nanti kemudian finishing di situ sudah, insyaallah selesai.”
Terinspirasi dari situs Keraton Ratu Boko, desain GT Trihanggo memasukkan elemen budaya lokal ke dalamnya selain berfungsi sebagai gerbang tol.
Pilar penyangga GT Trihanggo akan dibangun dengan cara yang sama seperti gerbang tol biasa, dan siluet akan ditempatkan di bagian atas gerbang dengan ornamen segitiga yang menyerupai bangunan candi.
Gerbang tol memiliki ornamen tulisan dengan aksara Jawa dan huruf latin selain siluet Keraton Ratu Boko.
Setelah struktur fisik selesai, GT Trihanggo hanya perlu menyelesaikan ornamen dan penyelesaian akhir sebelum digunakan sebagai bagian dari sistem konektivitas jalan tol di Jogja dan Jawa Tengah.
Karena berada di wilayah Kronggahan, yang berfungsi sebagai titik hubung antara jaringan Tol Jogja-Solo dan Tol Jogja-Bawen, akses Tol Jogja-Solo dan Tol Jogja-Bawen GT Trihanggo memiliki tujuan strategis.
Menurut Agung, Tol Jogja-Bawen terhubung ke bagian Tol Jogja-Solo di wilayah Trihanggo-Junction Sleman. Kendaraan yang berasal dari Tol Jogja-Bawen menuju wilayah DIY harus menggunakan jaringan Tol Jogja-Solo melalui wilayah tersebut dan kemudian melewati GT Trihanggo.
Dengan GT Trihanggo Anda Bisa Menuju Magelang. Bukan hanya itu, GT Trihanggo dapat digunakan untuk menghubungkan kendaraan dari jaringan Tol Jogja-Bawen ke wilayah DIY, tetapi juga dapat digunakan untuk menghubungkan kendaraan yang ingin masuk ke jaringan Tol Jogja-Bawen.
Setelah melewati GT Trihanggo, pengendara dapat menuju wilayah Magelang, yang merupakan bagian dari jaringan Tol Jogja-Bawen.
Kawasan Kronggahan merupakan titik penting dalam pengembangan jaringan jalan tol yang menghubungkan Jogja dengan wilayah Solo dan bagian utara Jawa Tengah.
Greater memastikan bahwa bagian jalan yang menghubungkan kedua ruas tersebut telah selesai dan pekerjaan beton yang kaku telah selesai. Selanjutnya, pengaspalan akan dilakukan.
Koneksi Tol Jogja-Solo dan Tol Jogja-Bawen dimulai dengan konstruksi GT Trihanggo selesai dan konstruksi di area perbatasan.
Baca Juga : BMKG: Aktivitas Subduksi Menyebabkan Gempa M5,3 Di Selatan Cilacap
( Red )
