• Mon. Sep 7th, 2026

Ketua Umum PBNU Gus Kikin Beri Komentar Setelah Ada Dugaan Keracunan MBG Di Ponpes

ByLia Uyee

Sep 7, 2026

Jakarta, Intra62.com – Dalam kasus yang terjadi di ratusan santri di pondok pesantren, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, menanggapi dugaan keracunan setelah menyantap makan bergizi gratis (MBG).

PBNU menyatakan bahwa proses evaluasi adalah teknis dan harus dilakukan untuk mencegah insiden serupa. 

Diucapkannya pada hari Sabtu, 5 September 2026, bahwa setiap orang harus bertanggung jawab atas aktivitasnya sendiri dan bertanggung jawab terhadap aturan yang diterapkan dalam aktivitasnya.

Gus Kikin menganggap kasus keracunan program MBG sebagai masalah teknis lapangan yang harus dievaluasi secara menyeluruh dengan mempertimbangkan integritas dan tanggung jawab pengelola.

Mereka menegaskan bahwa kegiatan dan pembelajaran di ponpes harus tetap berjalan dengan pengawasan aturan yang lebih baik meskipun terjadi insiden di beberapa tempat.

Sebelum ini, ada kasus dugaan keracunan setelah menyantap MBG di daerah Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa (1/9) lalu. Korbannya adalah santri Ponpes Manbaul Hikam di Tanggulangin, Sidoarjo.

Data terakhir dari Dinas Kesehatan Sidoarjo pada Jumat (4/9) sore menunjukkan bahwa 748 santri dan siswa di Sidoarjo diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG.

Menurut Mahendra Tri Ginanjar, hingga Sabtu (5/9) pagi, masih ada 3 korban keracunan yang dirawat di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. 

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Mayor Jenderal TNI Trenggono, sempat mengunjungi korban yang diduga terkena keracunan MBG di Sidoarjo pada Jumat (4/9) lalu.

Ia menyatakan bahwa semua korban yang diduga terkena keracunan di Sidoarjo telah pulih, tetapi selama peninjauan, masih ada 22 orang yang dirawat.

Di Sidoarjo, Jumat, dia menyatakan bahwa semua santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam Sidoarjo yang diduga terkena keracunan sudah dalam kondisi pulih dan membaik. 

Dari 748 santri yang terkena dampak, katanya, sebagian besar kembali ke pondok setelah mendapatkan perawatan medis.

Trenggono juga menyatakan bahwa setelah insiden keracunan, BGN telah menangguhkan operasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, pada Rabu (2/9).

Baca Juga : Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawe Sekarang Bisa Diakses Karena Gerbang Tol Trihanggo Selesai

( Red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/