• Sun. Jul 12th, 2026

Dalam Enam bulan, Koperasi Merah Putih Banjarsari untung Rp300 juta

ByAF

Jul 12, 2026
Dalam Enam bulan, Koperasi Merah Putih Banjarsari untung Rp300 juta

Solo , Intra62.com . Dalam Enam bulan, Koperasi Merah Putih Banjarsari untung Rp300 juta. Dengan omzet ratusan juta rupiah, Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banjarsari di Kota Surakarta. Adalah salah satu contoh pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Jawa Tengah.

Di Surakarta, Minggu, Budi Agung Setyowicoyo, ketua KKMP Banjarsari, menyatakan bahwa koperasi yang dipimpinnya didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dan memperkuat usaha kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Banjarsari.

Baru beroperasi sejak September 2025. Bermula dari sebuah garasi, itu menghasilkan lebih dari Rp300 juta dalam enam bulan pertama 2026, dan anggota meningkat dari 32 menjadi sekitar 130.

Dia mengatakan bahwa koperasi mereka didirikan dan bergerak untuk membantu masyarakat dengan menyediakan gerai sembako. Selanjutnya, kami bekerja sama dengan UMKM di Kota Surakarta.

Dia menyatakan bahwa KKMP Banjarsari tidak hanya menjual kebutuhan pokok. Tetapi juga berfungsi sebagai off taker (pembeli) untuk barang-barang UMKM. Dan berfungsi sebagai pusat distribusi sembako bagi masyarakat.

Koperasi memberi pelaku usaha UMKM kepastian pasar dengan menyerap sekaligus membantu memasarkan produk mereka.

Sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, koperasi bekerja sama dengan Bulog, ID Food. Dan distributor lainnya untuk memastikan pasokan yang aman, rantai distribusi yang lebih pendek, dan harga yang lebih kompetitif.

Dia berkata, “Kami akan bertindak sebagai off taker dari Koperasi Merah Putih terhadap UMKM . Dan juga akan bertindak sebagai hub untuk produk kebutuhan sembako bagi warga kita.”

Bisnisnya meningkat menjadi lebih dari Rp300 juta dari Januari hingga Juni 2026 setelah membukukan sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp2 juta pada akhir 2025.

Budi mengatakan, “Saya meyakini ke depan, dari di akhir tahun (omzet) kami akan meningkat tajam terkait dengan pembukuan SHU-nya.”

Kesuksesan KKMP Banjarsari

Kesuksesan KKMP Banjarsari merupakan contoh awal pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang didorong pemerintah.

Menurut Sumarno, Sekretaris Daerah Jateng, program tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui konsep koperasi.

Dia menyatakan bahwa pemerintah Republik Indonesia memiliki tugas yang sangat besar untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan membangun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Untuk menjamin keberlanjutan program, Pemprov Jateng bahkan melakukan hal yang sama dengan daerah lain—menggabungkan pendidikan perkoperasian ke dalam kurikulum sekolah.

Dengan memanfaatkan Program Insersi Pendidikan Perkoperasian, Jawa Tengah menjadi provinsi pelopor dalam menerapkan pendidikan koperasi secara sistematis dan berkelanjutan. Program ini mencakup sekitar 6,38 juta siswa dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan SLB.

Karena apa kami memiliki ide untuk memasukkan pendidikan koperasi? Seseorang mungkin belum memahami konsep koperasi secara menyeluruh, kata Sumarno.

Baca juga : Menkop Memperkirakan Bahwa Sekitar Empat Puluh Ribu Koperasi Merah Putih Beroperasi Pada Tahun 2026.

( Anisa-red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/