Jakarta, Intra62.com -Pandangan Ketum AWDI penggunaan APBN oleh Presiden untuk pengadaan hewan kurban salah satu fungsi negara untuk membantu masyarakat yang dampak dan manfaatnya dirasakan mereka yang menerima bantuan.
Dilihat dari sektor ekonomi lainnya juga cukup berdampak positif yang dirasakan langsung perternakan hewan kurban , pedagangnya sampai dengan pemilik pengangkutan untuk pendistribusi serta pelaku usaha lainnya.
Pengguna dana APBN yang mungkin bukan di gunakan Pemerintahan Prabowo sekarang ini akan tapi bisa saja sudah di gunakan Presiden sebelum beliau jadi Presiden dan ini pengadaan hewan kurban melalui program bantuan Presiden adalah tindakan yang sah secara hukum dan syariah.
Ketum DPP AWDI Balham Wadja SH, mengatakan Kepedulian Presiden Prabowo melalui APBN sebagai Bantuan Presiden untuk pengadaan kurban sangatlah tepat langsung dirasakan masyarakat.
Baca Juga : Ketum AWDI Balham Wadja SH : Tuntutan Pemiskinan Pas Untuk Mantan Kakanwil BPN Sumut
” Janganlah hal moment ini dibesar-besarkan yang inti dampak dan manfaatnya dirasakan masyarakat penerima serta pelaku usaha ” Tegas Balham Wadja SH saat sedang berada di Bogor.
Perlu di ketahui pandangan Ketum AWDI bahwa bantuan kurban ini bukan atas nama pribadi Presiden Prabowo dan jelas sebagai Bantuan Presiden yang pengadaananya menggunakan APBN.
Presiden Prabowo Subianto atas nama Negara Indonesia menyumbangkan 1.098 ekor sapi kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah. Sapi-sapi ini berasal dari peternak lokal dan berbobot antara 800 kg hingga 1,3 ton.
Presiden memerintahkan agar sapi kurban yang diberikan kepada masyarakat miskin di daerah masing-masing didistribusikan semaksimal mungkin dan hewan kurban didistribusikan ke 552 daerah, sekolah, pondok pesantren, lembaga sosial, kelompok masyarakat, dan tokoh agama di seluruh Indonesia.
Masyarakat sangat antutias dengan Bantuan Presiden adanya pengadaan hewan kurban untuk perayakan Idul Adha Hari Raya Besar Kurban dan dapat merasakan manfaatnya.
(Red).
Baca Juga : Balham Wadja SH : Selamat Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri
