Jakarta, Intra62.com. Presiden Prabowo : Inovasi di bidang pangan dan energi, Briket Arang . Kelakar Prabowo Saat Berpidato Panen Raya di Depan Orang Asing: Nanti Mereka Tahu Rahasia Kita.
Presiden Prabowo Subianto berbicara tentang inovasi di bidang pangan dan energi yang dapat meningkatkan ketahanan nasional di tengah krisis global. Namun, Prabowo terkejut saat mengetahui bahwa warga negara asing (WNA) mendengarkan inovasi tersebut secara langsung.
Ini disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung dan Peluncuran 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada hari Sabtu, 16 Mei 2026. Para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan Polri, dan sejumlah WNA hadir di acara tersebut.
Banyak orang asing juga di sini, jadi mereka tahu bahwa kita akan memiliki rahasia ini nanti. Dia tidak hanya tidak bisa berbicara dalam bahasa Indonesia, tetapi dia juga tidak bisa melakukan ini. Pada hari Sabtu, Prabowo memberikan sambutan sembari tertawa.
Dia juga meminta agar pidatonya tidak diterjemahkan. Namun, Prabowo bercanda bahwa WNA tersebut mungkin mencatat pidatonya dan menggunakan Chat GPT untuk menterjemahkan inovasi briket arang dan tongkol jagung.
“Ya, jangan diterjemahkan. Biarkan dia memikirkannya. Dia berharap dia dapat memahami. Setelah itu, dia menulis, “Briket arang, arang… apa itu arang?” dan kemudian membuka ChatGPT, waduh. Prabowo berkata, “Aku juga keliru tentang undang-undang mereka, dia tahu nanti temuan-temuan kita ya.” Para tamu undangan tertawa mendengarnya.
Prabowo, di sisi lain, meminta negara lain untuk mengikuti inovasi tersebut. Salah satu inovasi rumah tangga adalah mengubah tongkol jagung menjadi briket arang.
Saya diberi tahu, “Pak, tetap tenang.” Kita bisa membuat briket arang dari tongkol jagung. Tongkol itu harus dibuang, bukan? Prabowo menyatakan bahwa ini luar biasa karena sekarang dapat digunakan sebagai sumber energi.
penciptaan briket arang
Prabowo juga menyoroti penciptaan briket arang dari tongkol jagung dan pengembangan pupuk berbahan batu bara kalori rendah, yang dianggap dapat meningkatkan kemandirian sektor pertanian nasional. Dia menegaskan bahwa Indonesia harus mampu mengurangi ketergantungannya pada pupuk impor.
Kita menjadi sangat kuat setelah kita keluar dari ketergantungan pada pupuk impor. Prabowo menyatakan bahwa dia ingin konsep temuan ini dilaksanakan.
Dia juga mengatakan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau, akan membantu mendistribusikan produk inovatif ini secara luas kepada masyarakat.
Prabowo menyimpulkan, “Kuncinya kita harus beri bahan-bahan penting untuk rakyat dengan harga yang terjangkau, semurah-murahnya, supaya daya beli rakyat meningkat, kehidupannya lebih baik, kualitas hidupnya lebih baik.”
Baca juga : Rosatom-Rusia tawarkan kerjasama PLTN damai ke Prabowo
( Anisa – red )
