Jakarta, Intra62.com –
Untuk memudahkan proses sertifikasi halal untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) merancang instrumen kebijakan.
Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Mamat Salamet Burhanudin mengatakan, “Kami akan menyusun panduan khusus sertifikasi halal SPPG untuk memudahkan proses pengajuan sertifikasi halal, sehingga percepatan ini dapat berjalan lebih terarah dan terukur.”
Mamat mengatakan bahwa dari 26.000 dapur, hanya ada 4.000 SPPG yang bersertifikat halal.
Dia menyatakan bahwa BPJPH mendukung program Makan Bergizi Gratis melalui sertifikasi halal Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Saat ini, dari sekitar 26.000 SPPG, baru sekitar 4.000 yang bersertifikat halal. Ini menjadi ruang kerja bersama yang harus kita percepat.
Akibatnya, Mamat menyatakan bahwa BPJPH juga berusaha untuk mempercepat pelatihan penyelia halal SPPG. Pelatihan ini melibatkan pimpinan dan perwakilan dari 40 Lembaga Pelaksana Pelatihan Jaminan Produk Halal (JPH), yang bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan penyelia halal, yang merupakan syarat utama untuk mengajukan sertifikasi halal.
Mamat menyatakan, “Kami berharap peran Lembaga Pelaksana Pelatihan JPH dapat mengakselerasi sertifikasi halal SPPG melalui pelatihan penyelia halal. Tanpa ketersediaan penyelia halal, proses sertifikasi tidak dapat berjalan dengan baik.”
Sementara itu, Mohammad Farid Wadjdi, Direktur Bina Jaminan Produk Halal BPJPH, mengatakan bahwa pelatihan penyelia halal harus dilakukan lebih cepat untuk mendukung keberhasilan program nasional seperti MBG.
Farid menyatakan bahwa pertemuan ini sangat penting karena tidak hanya membahas pelatihan tetapi juga strategi untuk mempercepat ketersediaan penyelia halal, khususnya untuk mendukung program nasional.
“Sebagaimana diatur dalam Pasal 50 Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024, pelaku usaha yang mengajukan sertifikat halal wajib memiliki penyelia halal,” tambahnya.
Ia menyatakan bahwa Lembaga Pelaksana Pelatihan JPH juga memiliki posisi strategis sebagai mitra utama BPJPH dalam memperkuat sumber daya manusia halal di seluruh negeri.
Farid berkata, “Ke depan, kita perlu meningkatkan banyak pelatihan, mempercepat proses tanpa mengurangi kualitas, fokus pada kebutuhan prioritas seperti penyelia halal SPPG, dan memperkuat koordinasi dengan BPJPH untuk mematuhi kebijakan nasional.”
Baca Juga : BPJPH: Sertifikat halal adalah bagian penting dari persaingan dalam industri tekstil.
Baca Juga : BPJPH Mengatakan Sertifikasi Halal Membantu Ekonomi Negara.
(Red).
