Jakarta, Intra62.com –
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman setelah kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi, Rabu (1/4) malam.
“Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman,” kata Susanto August Satria, Area Manager Komunikasi, Hubungan, dan CSR PT Pertamina Patra Niaga di Jakarta, Kamis.
Ia menyatakan bahwa ia telah menyusun skema Regular Alternative Emergency (RAE) dengan dukungan dari SPBE terdekat, yaitu SPBE PT Kenrope Sarana Pratama, SPBE PT Pacific Sumber Segara, dan SPBE PT Dharma Wira Sentosa.
Oleh karena itu, Satria meminta orang-orang untuk tetap tenang dan tidak panik membeli sesuatu karena kejadian tersebut.
Pertamina telah meminta pihak SPBE untuk melakukan yang terbaik untuk membantu korban kebakaran. Ini termasuk memastikan bahwa keluhan masyarakat ditangani dengan baik dan optimal.
Jumlah korban masih dalam proses pendataan, dan informasi lebih lanjut akan diberikan.
Satria mengatakan, “Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji PT Indogas Andalan Kita pada Rabu, 1 April 2026, sekitar Pukul 21.00 WIB.”
Pada Rabu, pukul 21.30 WIB, terjadi kebakaran di area SPBE Cimuning, Kota Bekasi. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dari berbagai pos bekerja sama dengan warga setempat.
Menurut Idham Kholid, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, sedikitnya 12 orang terluka dalam kebakaran tersebut.
Namun, Idham tidak menjelaskan jenis luka yang dialami korban. Dia hanya mengatakan bahwa para korban dirujuk ke empat rumah sakit: RS Citra Arafiq, RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, dan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.
Namun, jumlah kerugian yang disebabkan oleh kebakaran di area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi masih dalam perhitungan. Namun, tercatat tiga lapak, enam truk SPBE, dan tujuh kendaraan roda dua yang mengalami kerusakan berat.
Baca Juga : Orang-orang yang Terdampak Kebakaran di Mampang dibantu Oleh Jaksel Untuk Menjalani Bedah Rumah.
Baca Juga : Kebakaran Jagakarsa Menewaskan Satu Orang.
(Red).
