Jakarta, Intra62.com –
PT PLN (Persero) mencatat lonjakan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga 4,14 kali lipat selama periode siaga Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1447 Hijriah (H).
Lonjakan tersebut seiring dengan konsumsi listrik kendaraan listrik yang juga meningkat lebih dari 4 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
“Lonjakan penggunaan SPKLU selama RAFI menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis.
Secara rinci, frekuensi pengisian daya pada periode 12–31 Maret 2026 mencapai 303.234 transaksi, meningkat dari 73.161 transaksi pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Konsumsi listrik tercatat sebesar 7,16 juta kilowatt hour (kWh), naik dari 1,75 juta kilowatt hour pada tahun 2025.
Hasil ini merupakan bagian dari keberhasilan Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam menjaga arus mudik dan balik Lebaran lancar dan memastikan keandalan pasokan energi nasional selama periode RAFI.
Darmawan menyatakan bahwa ini adalah hasil dari infrastruktur dan layanan yang telah disiapkan secara optimal selama periode mudik.
PLN dan mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia, dengan jarak rata-rata sekitar 22 kilometer antara SPKLU.
PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 titik di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali. Ini adalah peningkatan sekitar 70% dibandingkan Idul Fitri tahun sebelumnya.
Untuk memenuhi kebutuhan darurat, PLN juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di lokasi strategis, terutama di area exit tol, dengan ribuan staf siaga.
Selain menambah infrastruktur, PLN meningkatkan kualitas layanan melalui modernisasi teknologi pengisian daya. Beberapa SPKLU dengan tingkat penggunaan tinggi telah ditingkatkan dari pengisian standar menjadi pengisian ultra-cepat, yang memungkinkan pengisian lebih cepat.
Darmawan menyatakan, “Kami akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan kendaraan listrik agar masyarakat semakin nyaman beralih ke energi bersih.”
Baca Juga : Pada Periode RAFI 1447 H, PLN Nusantara Power Menghasilkan 14,1 GW daya.
Baca Juga : PLN Mengimbau Masyarakat Tetap Waspada Hadapi Musim Hujan
(Red).
