• Fri. Jun 5th, 2026

BMKG: Hingga 15 Maret, waspadai hujan sedang dan lebat di Maluku Utara.

ByBunga Lestari

Mar 9, 2026

Jakarta, Intra62.com – Melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat bahwa curah hujan dapat meningkat di Maluku Utara dari 9 Maret hingga 15 Maret 2026.

Di Ternate, Senin, Muhammad Dzikrie AF, petugas prakirawan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, menyatakan bahwa perubahan atmosfer di tingkat global, regional, dan lokal terus memengaruhi cuaca di Indonesia, termasuk di Maluku Utara, dalam sepekan ke depan.

Ia menjelaskan bahwa pada skala global, Indeks ENSO di wilayah Nino 3.4 terpantau kurang berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif. Namun, nilai Indeks Oscillation Selatan (SOI) terpantau positif dan aktif secara spasial, yang berdampak pada peningkatan pembentukan awan hujan, terutama di wilayah timur Indonesia.

Selain itu, terjadi pergeseran dan perlambatan angin di seluruh Maluku Utara secara regional, yang mengakibatkan penumpukan massa udara. Hal ini berkontribusi pada pembentukan awan hujan konvektif.

Dzikrie menyatakan bahwa secara umum, dari 9 Maret 2026 hingga 15 Maret 2026, kondisi cuaca di Maluku Utara didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Namun, BMKG mengingatkan bahwa curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berubah-ubah dapat terjadi pada pagi, siang, sore, malam, dan dini hari.

Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak dari fenomena hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, penurunan jarak pandang, dan angin kencang.

Prakiraan cuaca menyatakan bahwa antara 9 dan 10 Maret 2026, sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, dan Halmahera Selatan dapat mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Pada tanggal 11 hingga 12 Maret 2026, di sebagian besar wilayah Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu, diproyeksikan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan petir dan angin kencang.

Namun, dari 13 hingga 15 Maret 2026, sebagian besar wilayah Halmahera Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu diproyeksikan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Selain itu, masyarakat diminta untuk memahami potensi bencana yang terjadi di lingkungan mereka sendiri dan melakukan tindakan pencegahan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan bekerja sama untuk menata lingkungan sekitar.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/