• Sat. Apr 18th, 2026

BMKG: NTB Akan Memiliki Kesempatan untuk Mengambil Gambar Gerhana Bulan Total Pada 3 Maret 2026.

ByBunga Lestari

Mar 3, 2026

Jakarta, Intra62.com – Sebuah momen fotogenik, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), akan terjadi saat gerhana Bulan total terjadi pada 3 Maret 2026 di seluruh Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Daffa Andhika Pramadhana, pengamat dari Stasiun Geofisika Mataram, fenomena gerhana malam ini sangat unik karena Bulan baru saja terbit.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan di Mataram, NTB, Selasa, dia menyatakan, “Posisi gerhana masih cukup rendah di ufuk timur, sehingga momen itu terlihat sangat cantik untuk didokumentasikan.”

Menurut Daffa, fase gerhana Bulan dimulai pada pukul 19.04 WITA dan mencapai puncaknya pada pukul 19.34 WITA dan berakhir pada pukul 20.22 WITA.

Almanak BMKG 2026 menunjukkan gerhana bulan total yang akan melanda Amerika, Australia, dan Asia, termasuk Indonesia.

Saat fase total terjadi, warna merah muncul karena atmosfer Bumi membiaskan spektrum cahaya merah Matahari ke permukaan Bulan. Proses ini mirip dengan warna langit kemerahan ketika Matahari terbenam.

Daffa menyatakan, “Fenomena inilah yang menciptakan efek warna merah eksotis.”

Ia juga mengatakan bahwa gerhana bulan total tidak terjadi setiap tahun; itu terjadi setiap satu hingga tiga tahun sekali, tergantung pada fase bulan dan posisinya terhadap Bumi dan Matahari.

Fenomena gerhana Bulan total serupa telah terjadi di wilayah Indonesia sejak 2021.

Fase bulan, angin kencang, dan gelombang badai lebih memengaruhi tinggi muka air laut daripada fenomena gerhana.

Dia menyimpulkan, “Fenomena itu murni peristiwa alam yang bisa diprediksi secara ilmiah dan hukum fisika.”

Kondisi cuaca malam ini diperkirakan berawan di sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Barat, sehingga masyarakat mungkin kesulitan melihat gerhana Bulan total secara langsung, menurut BMKG.

Gerhana Bulan total yang terjadi pada 3 Maret 2026 adalah salah satu dari 71 gerhana bulan dalam seri Saros 133. Gerhana Bulan sebelumnya yang terjadi pada 21 Februari 2008 adalah gerhana Bulan total.

Sebaliknya, gerhana Bulan total yang akan datang, yang akan terjadi 18 tahun lagi pada 13 Maret 2044, akan berkorelasi dengan gerhana Bulan saat ini.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/