• Sat. Apr 18th, 2026

Rahman Menekankan Persatuan, BNP Menguasai Parlemen Bangladesh.

ByBunga Lestari

Feb 15, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Pada hari Sabtu (14/2), Ketua Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), yang mendapatkan mayoritas dua pertiga dalam pemilihan umum baru-baru ini, meminta persatuan nasional untuk membangun kembali negara Asia Selatan tersebut.

Rahman menyatakan, dalam pidatonya di Dhaka pada Sabtu (14/2) bahwa, dengan “ekonomi yang rapuh, institusi konstitusional yang tidak efektif, serta situasi hukum dan ketertiban yang lemah,” BNP akan mulai memimpin Bangladesh.

Ia mengacu, Pada situasi yang terjadi sebelum penggulingkan Perdana Menteri Sheikh Hasina pada tahun 2024, setelah represi pemerintah dan protes mahasiswa yang menewaskan 1.400 orang.

Dalam pidato pertamanya sejak pemilu, Rahman menyatakan, “Namun, jika kekuatan rakyat bersama kami, tak ada hambatan yang bisa menghentikan kita.”

Ia menyatakan bahwa, dalam hal kebijakan luar negeri, tidak ada kebijakan yang berfokus pada negara tertentu dan bahwa mereka akan menentukannya berdasarkan “kepentingan Bangladesh.”

Ketika Bangladesh diperintah oleh Hasina selama lima belas tahun, pengaruh India menjadi sangat kuat.

“Persatuan nasional adalah kekuatan kita, perpecahan adalah kelemahan kita,” katanya, mendorong setiap orang untuk bersatu.

Kesuksesan ini adalah milik demokrasi dan rakyat Bangladesh yang mencintai demokrasi. “Mulai hari ini, kita bebas,” tambah Rahman.

Ia berjanji tidak akan mengizinkan ketidakadilan atau tindakan ilegal.

 

“Kami tidak akan menerima serangan pihak yang kuat terhadap yang lemah dengan dalih apa pun, Tanpa memandang partai, pandangan, agama, etnis, atau perbedaan lainnya.”

BNP memperoleh 209 kursi dari 300 kursi parlemen dalam pemilu Kamis, dan dijadwalkan membentuk pemerintahan dengan Rahman sebagai perdana menteri.

Aliansi Jamaat-e-Islami memiliki 77 kursi dan akan menjadi oposisi. Partai Liga Awami yang dipimpin Hasina dilarang mengikuti pemilu karena pelanggaran HAM dan antidemokrasi.

Baca Juga : Pemprov: R3P bencana Aceh diberikan kepada BNPB sebesar Rp153 triliun.

Baca Juga : BNPB Memastikan Bahwa Logistik Bencana Didistribusikan Dalam Waktu Paling Lama 2 x 24 jam.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/