Jakarta, Intra62.com – Penjualan iPhone Air yang tidak memuaskan disebut memiliki dampak yang signifikan pada industri ponsel pintar di Asia, dengan sejumlah produsen besar asal China dikabarkan menunda atau menghentikan produksi ponsel ultra-tipis mereka.
Sejak peluncurannya pada September, penjualan IPhone Air telah mengalami penurunan produksi dan pengiriman, serta kinerja yang buruk di pasar, menurut Macrumors pada Jumat. Dilaporkan bahwa Foxconn, pemasok perangkat Apple, menghentikan seluruh lini produksi iPhone Air. Luxshare, pemasok perangkat Apple lainnya, juga menghentikan produksinya sejak akhir Oktober.
Kondisi tersebut membuat para pesaing seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, dan produsen lain menunda atau menyesuaikan rencana pengembangan model ponsel ultra-tipis yang terinspirasi dari iPhone Air. Solusi eSIM yang sebelumnya dialokasikan untuk perangkat tersebut bahkan dialihkan ke lini produksi lain.
Meskipun belum ada pernyataan resmi dari perusahaan, dikabarkan bahwa Xiaomi sedang mengerjakan “model Air sesungguhnya” untuk bersaing dengan produk Apple, sementara Vivo menargetkan desain ultra-tipis untuk seri menengah S.
Untuk menarik pelanggan sebelumnya, Apple menggunakan desain baru iPhone Air, yang menjadi peningkatan terbesar sejak iPhone X pada 2017. Namun, ketebalan hanya 5,6 mm membuat Apple harus mengurangi kapasitas baterai dan jumlah kamera belakang.
Banyak pelanggan menganggap ponsel itu tidak sebanding dengan iPhone 17 Pro, yang dijual seharga 1.099 dolar AS (Rp18,3 juta), meskipun harganya sedikit lebih tinggi. Namun, iPhone 17 Pro menawarkan kamera tiga lensa dan durasi baterai yang lebih lama.
Dilaporkan bahwa karena penerimaan pasar yang buruk, Apple menunda desain generasi kedua iPhone Air, yang mungkin melibatkan penambahan kamera kedua dan peningkatan kapasitas baterai.
Dalam situasi serupa, Samsung menghadapi masalah dengan Galaxy S25 Edge, versi ponsel ultra-tipis perusahaan Korea Selatan. Karena penjualan yang buruk, Samsung disebut telah membatalkan Galaxy S26 Edge dan menghentikan produksi Galaxy S25.
(Red).
