Jakarta, Intra62.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau generasi muda meningkatkan kemampuan yang dinamis dan relevan untuk menghadapi tantangan yang akan datang di industri.
Baca Juga : Teknologi dan Generasi Muda Penting Diperekonomi Bangsa
Dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat, Menaker menyatakan bahwa tantangan yang akan dihadapi dunia kerja di masa depan akan menjadi lebih sulit. Industri saat ini membutuhkan karyawan dengan kompetensi, sertifikasi, dan kemampuan berbahasa asing.
Generasi muda meningkatkan kemampuan dengan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan Pelatihan Berbasis Proyek (PBL) di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kemnaker adalah salah satu upaya pemerintah untuk membuat sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.
Yassierli menyatakan bahwa salah satu proyek baru yang dimulai Kemnaker di bawah kepemimpinannya adalah PBL. Program ini mengajarkan peserta tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga cara berpikir kreatif dan memecahkan masalah.
Menaker juga berharap dengan metode ini para lulusan pelatihan siap diserap industri dan mampu menciptakan inovasi dan membuka peluang kerja baru di masa depan.
Kita ingin lulusan pelatihan tidak sekadar menunggu pekerjaan, tetapi juga dapat menawarkan jasa mereka. Dia mengatakan, “Misalnya, mereka bisa memberi tahu perusahaan, “Saya bisa mengotomatisasi operasional gedung,” atau mengotomatisasi hal lain.”
Baca Juga :Sampai Akhir 2025, BRI Berharap Kredit Tumbuh 7–9% Setiap Tahun.
( Red ).
