Jakarta, Intra62.com – Setelah memenangkan enam medali dalam silat dan kempo, Maluku berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 melalui karate dan wushu.
Di Kudus, Wakil Ketua Umum II Bidang Organisasi, Hukum, dan Humas KONI Maluku, Roy J. Mongie, menyatakan, “Kini harapan besar tertuju pada dua cabor tersisa untuk kembali menambah pundi-pundi medali bagi Maluku.”
Roy mengucapkan terima kasih kepada atlet Maluku yang telah berprestasi di PON Beladiri 2025.
Roy menyatakan, “Kita doakan, karate dan wushu juga dapat menyumbangkan medali mengikuti jejak silat dan kempo.”
Sementara itu, Albertus Fenanlampir, Komando Pengendali Kontingen PON Beladiri 2025, mengatakan peluang Maluku untuk mendapatkan medali masih ada, meskipun tidak mudah.
Albertus menyatakan secara ilmiah bahwa kondisi fisik atlet Maluku dalam dua cabang olahraga itu masih perlu ditingkatkan, terutama Vo2 Max, atau kapasitas oksigen maksimal.
Dia menyatakan bahwa Vo2 Max rata-rata atlet kita hanya berkisar 28–30, padahal seorang atlet yang terlatih memerlukan minimal 55 untuk putri dan 60 untuk putra.
Albertus percaya bahwa semangat juang dan motivasi menjadi kunci untuk peluang prestasi medali emas seperti yang telah ditunjukkan oleh atlet silat dan kempo.
Baca Juga :Untuk Mendukung Ekonomi Kreatif ASEAN, Diperlukan Internet Yang Cepat.
( Red ).
