• Sat. Apr 18th, 2026

Mensos Berharap Dapat Membantu 500 ribu Keluarga Mandiri Melalui Program Sekolah Rakyat.

ByBunga Lestari

Oct 15, 2025
program sekolah rakyat

Jakarta, Intra62.com – Program Sekolah Rakyat (SR) dapat membantu kemandirian 500.000 keluarga setiap tahun di Indonesia, menurut Mensos Saifullah Yusuf.

Dalam kunjungan kerjanya ke Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 37 Serang di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Serang, Banten, Rabu, dia menyampaikan hal tersebut.

Seperti yang dia katakan, tujuan ini dapat dicapai melalui penerapan pendekatan terintegrasi yang tidak hanya akan mendidik anak-anak tetapi juga akan memberdayakan ekonomi orang tua mereka.

Dia menyatakan, “Jika daya tampung Sekolah Rakyat dapat mencapai 500 ribu siswa, maka setiap tahun akan ada 500 ribu keluarga yang dapat bebas dari kemiskinan.”

Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya pengentasan kemiskinan yang diukur, yang dimulai oleh Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah anak-anak usia sekolah yang tidak bersekolah, putus sekolah, atau memiliki kemungkinan untuk putus sekolah.

Seperti yang dia katakan, keberhasilan program sekolah rakyat bergantung pada intervensi ganda. Di satu sisi, hak pendidikan kembali diberikan kepada anak-anak, dan di sisi lain, orang tua siswa yang berada di usia produktif akan dibantu dengan program pemberdayaan ekonomi.

Dia tegas, “Mereka harus menjadi keluarga yang mandiri minimal lima tahun ke depan. Jadi ini proses yang terintegrasi, anaknya sekolah, orang tua diberdayakan.”

Dia menjelaskan bahwa pemberdayaan orang tua siswa didasarkan pada tiga pilar utama: peningkatan keterampilan, memperkuat aset usaha, dan meningkatkan akses pasar. Bentuknya akan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing keluarga.

Dia mencontohkan, “Misalnya, di beberapa tempat kita membantu karena mereka suka beternak, kita membantu kambing atau ayam bertelur, dan di tempat lain kita kembangkan kerajinan.”

Sejak Juli 2024, Kemensos telah membuka 165 Sekolah Rakyat secara bertahap. Dengan data siswa yang terdaftar, pemerintah dapat mengakses nama dan alamat keluarga penerima program pemberdayaan, yang memungkinkan intervensi yang tepat dan terukur.

Baca Juga : Wamen PU: Program Padat Karya Akan Tetap Beroperasi Hingga 2026

( Red ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/