• Tue. May 26th, 2026

Untuk Mempercepat Hilirisasi, Kemdiktisaintek Bekerja Sama Dengan 30 Kampus-Industri Di China.

ByAA

Oct 15, 2025
Mempercepat Hilirisasi

Jakarta, Intra62.com – Untuk mempercepat hilirisasi dan industrialisasi di Indonesia, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bekerja sama dengan 30 kampus dan perusahaan dari China.

Di Jakarta, Rabu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyatakan bahwa untuk mencapai hilirisasi, Indonesia membutuhkan banyak tenaga ahli di berbagai bidang yang belum banyak dimiliki oleh Indonesia.

Karena itu sangat penting untuk dapat meningkatkan (kualitas) pekerjaan sebagai tenaga ahli di perusahaan besar dari negara lain. Misalnya, orang-orang China adalah keturunan dan lulusan kita sendiri. Wamendiktisaintek Stella Christie mengatakan, “Kita harus mulai dari sekarang, dari universitasnya, dari politekniknya.”

Baca Juga : Menghadapi Transisi Energi, Bappenas Mengurangi Ledakan Pengangguran.

Selain itu, Stella Christie, Wamendiktisaintek, mengatakan bahwa sebuah industri tidak akan berhasil jika tidak mampu berinovasi. “Karena kalau industrinya tidak ikut inovasi, itu tentu saja akan mati lama secara ekonomi dan bisnis,” katanya.

Wamendiktisaintek Stella menemukan bahwa banyak inovasi yang berasal dari kampus di negara-negara maju, bahkan lebih banyak daripada yang berasal dari perusahaan.

Akibatnya, Kemdiktisaintek mengajak universitas dan perusahaan China untuk bekerja sama dalam upaya mempercepat industrialisasi dan hilirisasi di Indonesia.

Wamendiktisantek Stella Christie menyatakan, “Inilah juga yang kita ingin dorong. Jadi matching ini dalam dua hal, dalam tenaga kerja dan juga dalam me-matching-kan inovasi, sehingga para peneliti kita yang hebat di Indonesia ini bisa menghilirisasikan dan meningkatkan hasil penelitian mereka.”

Dia menyatakan bahwa hal ini dipengaruhi oleh pendidikan yang baik, dikombinasikan dengan biaya yang lebih murah dan jarak yang tidak terlalu jauh dibandingkan dengan negara-negara di Eropa atau Amerika Serikat.

Dan kesempatan untuk menghasilkan karya setelah itu juga menarik. Wamendiktisaintek Stella Christie menyatakan bahwa banyak perusahaan China investasi di Indonesia, bukan hanya di China.

( Red ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/