Surabaya , Intra62.com . – Muhammad Kafiatur, pemain Timnas Indonesia U-19, berharap dapat membantu timnya dengan menggunakan bola mati yang sudah disiapkan oleh pelatih dalam laga pamungkas Grup A Piala AFF U-19 melawan Timor Leste.
Kafiatur mengatakan kepada awak media di Surabaya, Selasa, bahwa dia berharap Indonesia bisa mencetak lebih banyak gol dari set piece lagi, tetapi yang lebih penting adalah kami bisa mencetak gol dari game play yang sudah direncanakan oleh pelatih.
Ia mengakui bahwa gol dari bola mati, seperti lemparan ke dalam, tendangan bebas, dan sepak pojok, adalah bagian dari pendekatan pelatih.
Latihan diperlukan. Pemain sepak bola yang mengidolai pemain Belanda Frankie de Jong dan pemain Indonesia senior Egy Maulana Vikri itu berkata, “Semua gol yang tercipta dari set piece sudah direncanakan dan bagian strategi dari pelatih.”
Pada pertandingan sebelumnya pada hari Sabtu (20/7) tim yang dilatih oleh Indra Sjafri mengalahkan Kamboja . Dengan skor 2-0 berkat gol pemain belakang Kadek Arel pada menit ke-71 dan Iqbal Gwijangge pada menit ke-86. Muhammad Kafiatur mencetak dua gol dari sepak pojok.
Baca juga : Pemain asal Jepang . Mantan Gelandang di Rans Nusantara dikontrak oleh Bali United.
Pada pertandingan pertama melawan Filipina pada Rabu (20/7), satu dari enam gol yang dibuat Garuda Muda . Tercipta melalui bola mati oleh Kadek Arel pada menit ke-29.
Untuk mencetak gol ketiga bagi Indonesia, Kadek berdiri bebas menyambar bola dari tendangan pojok F’igo Dennis Saputrananto.
Indonesia memimpin klasemen Grup A dengan enam poin setelah mengalahkan Filipina dan Kamboja dua kali.
Timor Leste U-19 berada di posisi kedua dengan tiga poindari dalam dua pertandingan. Filipina mengikuti dengan poin yang sama dengan Timor Leste, tetapi mereka kalah dalam produktivitas gol.
Selama dua pertandingan mereka di babak penyisihan Grup A, Kamboja belum mendapatkan satu pun poin. (redx )
