Jakarta, Intra62.com – Pemimpin milenial siapa takut menjalankan roda pemerintah, gaung para pemuda yang mendukung Gibran maju Bacawapres bila di pilih dampingi Prabowo.
Saat ini Gibran telah di isukan baegabung ke Partai Golkar keluar dari kader Partai PDI Perjuangan yang telah menyosongnya Pilkada menjadikan Walikota Solo.
Kebenaran perihal ini masih belum ada tanggap langsung Gibran tetapi isu bisa saja terjadi mengingat Partai Golkar yang bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) memilki hak untuk mengajukan Cawapres dari kadernya.
Partai Golkar selama tahun pemilihan umum 2014 , 2019 berkoalisi dengan Partai PDI Perjuangan untuk memenangkan Pilpres tapi di Pilpres 2024 terjadi manuver politik bergabung dengan Partai Gerinda atau Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendukung Capres Prabowo Subianto.
Baca Juga : Sekjend AWDI Ispiratif Gibran Cawapres Pilihan Milenial
Selama Reformasi Golongan Karya berubah nama Partai Golongan Karya tidak banyak melakukan manuver politik dalam mencalonkan kadernya Calon Presiden republik Indonesia.
Partai Golkar hanya berperan dalam managingship di Parlemen dan tidak mencalonkan Kadernya jadi Presiden tapi biasanya hanya untuk jabatan Cawapres, hal ini pun tidak tutup kemungkinan di Pilres 2024 kadernya jadi pendamping Prabowo.
Dunia politik ada berapa orang berpendapat tidak dapat dipredisi manuver-manuvernya tapi bagi masyarakat pembelajaran politik beradab bagi pemuda-pemuda dapat diterapkan sebagai generasi yang memajukan bangsa.
Kesempatan Gibran Walikota solo terlepas sebagai Putra Presiden Joko Widodo bisa dipilih Cawapres dampingi Capres Prabowo jadi ispiratif pemimpin Milenial siapa takut jadi pemimpin Bangsa.
