• Sun. Apr 19th, 2026

Kasus Ponsel Meledak Mengakibatkan Kecelakaan

ByIM

Sep 19, 2023
Kasus Ponsel Meledak

Jawa Tengah, Intra62.com – Kasus ponsel meledak menewaskan pemiliknya, kecelakaan  terjadi di Jalan Diponegoro, Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Senin (18/9/2023). Insiden ini menambah daftar ledakan ponsel yang memakan korban jiwa.

Sebelumnya, peristiwa ledakan ponsel yang memakan korban jiwa masing-masing terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan, dan  Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Juni dan Agustus 2023.

Baca Juga: Misteri Kejanggalan Kecelakaan Pesawat Yang Ditumpangi Boss Wagner

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin sore di Purwodadi, Grobogan, menimpa pengendara sepeda motor  asal Semarang, Jawa Tengah, Hari Sustanti (47 tahun).

Hari mengendarai sepeda motor matic Honda Beat bernomor registrasi H 2053 GG dan meletakkan ponselnya di dashboard, di bawah setang. Ia mengantar kerabatnya, Suparti (71 tahun), warga Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.

Saat sepeda motor melewati Jalan Diponegoro, Purwodadi, Kabupaten Grobogan, ponselnya meledak. Hari Sustanti kaget dan tidak bisa lagi mengendalikan sepeda motornya.

Sepeda motor tersebut melaju oleng hingga menabrak empat tiang besi dan pohon di pinggir Jalan  hingga menyebabkan Hari dan Suparti terjatuh ke tanah.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Grobogan AKP Deni Eko Prasetyo mengatakan, kecelakaan satu-satunya disebabkan oleh ledakan telepon genggam yang berada di dashboard sepeda motor. “Usai handphone meledak di dashboard, sepeda motor oleng dan menabrak tiang listrik di depan Swalayan Mitra,” kata Deni.

“Korban kaget dan tidak bisa mengendalikan laju Motor. Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 pagi,” tambah Deni.

Petugas Satlantas Polres Grobogan dan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Grobogan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Kedua korban dibawa ke RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi. Susanti terluka parah dan tidak bisa diselamatkan. “Nyawa pengemudi tidak terselamatkan,” ujar Deni.

“Sedangkan penumpang mengalami luka-luka dan dirawat di RS Yakkum,” lanjut Deni.

Dalam kasus kecelakaan ini, Deni mengimbau  masyarakat  tidak meninggalkan ponsel di dashboard maupun di jok sepeda motor.

“Ponsel yang diletakkan di dashboard atau jok akan menjadi panas dan dapat terguncang hingga berpotensi meledak,” jelasnya. (red/intra62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/