Jakarta, Intra62.com –
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah mengirimkan tim untuk mengunjungi lokasi di mana asap berwarna kuning dilaporkan muncul dari sebuah pabrik kimia di Cilegon, Banten.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH Rasio Ridho Sani mengatakan, “Kami sedang mengirimkan tim ke lokasi.”
Sebelumnya, video yang menggambarkan asap berwarna kuning yang muncul di lokasi pabrik penyimpanan bahan kimia di Cilegon pada hari Sabtu (31/1) tersebar di media sosial. Warga sekitar Kelurahan Gerem panik atas kejadian itu.
Beberapa warga mengatakan bahwa asap menyebabkan pusing, mual, dan muntah.
Ada banyak orang yang meninjau, termasuk Wali Kota Cilegon Robinsar yang pergi ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Menurutnya, tidak ada gas yang keluar, dan asap tidak berasal dari kebocoran pipa atau tangki.
Pemerintah Kota Cilegon menyatakan bahwa setelah munculnya kepulan asap, mereka telah memastikan bahwa lingkungan sekitar aman. Namun, dia menyatakan bahwa dia telah meminta perusahaan untuk lebih berhati-hati dalam operasinya.
Sebelum ini, Chusnunia Chalim, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, meminta pemerintah untuk melakukan investigasi terkait dugaan kebocoran gas di pabrik penyimpanan bahan kimia.
Menurutnya, meskipun polisi dan pemerintah Kota Cilegon telah menyatakan bahwa asap itu berasal dari proses pembersihan pipa, bukan kebocoran tangki atau pipa, penjelasan lebih lanjut diperlukan.
Baca Juga : KLH Melakukan Penilaian Kepatuhan Lingkungan Terhadap Aktivitas Tambang Di 14 Provinsi.
Baca Juga : KLH Akan Menyelidiki Sumber Kayu Dan Penyebab Banjir Sumatera.
(Red).
