Bojonegoro , Intra62.com . 1000 istri lebih gugat Suami di Pengadilan Agama Bojonegoro-Jawa Timur. Dari data yang diperoleh bahwa sejak bulan januari – Juni 2023 ada 1000 lebih yang gugat cerai ke pengadilan Agama . Mayoritas mereka tuntut nafkah yang normal dan ternyata para suami tidak mampu memberi nafkah .
Faktor ekonomi menjadi pemicu keretakan hubungan suami istri , ” ungkap Panitera Pengadilan Agama . Jumat ( 7/7/2023 ). Kalau di lihat dari segi pendidikan , ternyata mereka rata-rata berpendidikan SMP . Sehingga faktor ini yang mesti diselesaikan oleh pemerintah daerah .
Pemerhati Sosial dan keluarga , Bung leo dari Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ( AWDI ) ketika diminta komentarnya ,” peran pemerintah dalam mencerdaskan rakyat sampai berpendidikan Minimal SMA menjadi mandatory . Dan harus dilaksanakan segera karena kewajiban pemerintah , “ujar Bung Leo .
Karena Pendidikan ini berimbas pada kualitas dan pemahaman skill dalam bekerja . Bagaimana mungkin meningkatkan ekonomi tanpa dibarengi dengan kualitas pendidikan yang dimiliki ,” terang Bung Leo .
Resiko yang terjadi adalah ketika mereka berumah tangga , tentunya faktor pemenuhan kebutuhan dasar menjadi wajib . Seperti Sandang pangan dan Papan ini minimal harus ditanggung oleh Suami .
Baca Juga : Gaya Hidup Mewah Istri Kepala BPN Jaktim, Jadi Sorotan

Bung Leo memprediksi perceraian ini akan terus bertambah di tiap kabupaten dan Kota kalo situasi ekonomi sulit . Sehingga perlu segera dicarikan solusi alternatif secepatnya . Karena para janda harus menjadi perhatian serius dan berbahaya kalau tidak dikendalikan .
Gugatan yang berlatar ekonomi ini menjadi salah satu indikator nya rendahnya tingkat kesejahteraan . Bahkan kadang pula kehidupan yang layak pun mereka ( suami istri ) tidak diperoleh oleh fasilitas negara yang ada .
Lalu siapa yang patut dipersalahkan ? dalam keretakan rumah tangga ini . Bagaimana konstribusi pemerintah dalam mengambil sikap untuk menstabilkan ekonomi keluarga . Belum lagi soal gizi buruk yang lagi viral yaitu program stunting . ( Tim Red )
