Jakarta, Intra62.com –
Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang pendidikan SD di SD Kanisius di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau persiapan.
Wamendikdasmen Fajar menekankan pentingnya kejujuran sebagai fondasi pendidikan karakter dalam interaksinya dengan siswanya.
Wamendikdasmen Fajar menyatakan dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Jumat bahwa mereka harus menangani TKA dengan jujur dan benar. Nilai walau tidak sempurna namun didapatkan dengan cara yang jujur itu lebih berharga. Yang nilainya 100 tetapi hasil menyontek, itu tidak ada artinya.
Selain itu, Wamendikdasmen Fajar menyatakan bahwa TKA membawa pendekatan yang menekankan penguasaan logika melalui model cerita.
Dia menyatakan bahwa model ini dimaksudkan untuk membantu siswa tidak hanya menghafal rumus tetapi juga memahami konteks masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Wamendikdasmen Fajar juga memastikan bahwa program pendukung seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik di sekolah ini sehingga siswa tetap bugar, terutama selama persiapan ujian.
Eliut Nina, Kepala Sekolah SD Kanisius Wonogiri, mengatakan semua siswa kelas VI, yang terdiri dari 26 siswa, dipastikan akan mengikuti TKA dengan persiapan yang matang.
Dia menyatakan bahwa persiapan tersebut mencakup kelas tambahan dan optimalisasi lab TIK untuk membantu siswa memahami sistem komputer.
Menurutnya, meskipun TKA memberikan ukuran yang jelas terhadap hasil belajar siswa, ia tetap menekankan bahwa pengelola sekolah harus benar-benar menjaga integritas selain kesiapan akademik.
Guru Kelas VI Danang Prasetyo Wibowo menyatakan bahwa ada pergeseran dalam pendekatan pengajaran. Fokusnya sekarang adalah memahami pernyataan atau instruksi soal, terutama dalam mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
Melalui logika yang terlatih, dia menekankan bahwa siswa tidak perlu terjebak dalam penghitungan manual secara berlebihan untuk mencapai hasil yang maksimal.
Hal ini dianggap penting karena TKA akan berfungsi sebagai modal penting bagi siswa yang ingin melanjutkan ke sekolah menengah.
Baca Juga : Dalam Tinjauan Sekolah Rakyat Biak, Gibran Memuji Fasilitas Siswa.
Baca Juga : Pelaksanaan Misa Di Katedral Jakarta Ditinjau Oleh Menko PMK Dan Kapolri.
(Red).
