Jakarta, Intra62.com –
Sebagai informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Selatan, sejak 2024, banjir telah melanda 96 kelurahan di wilayah tersebut.
Di Jakarta, Kamis, Kepala BPS Kota Jakarta Selatan, Akhmad Fikri, menyatakan bahwa sebanyak 96 desa atau kelurahan di Jakarta Selatan terdampak bencana banjir.
Kecamatan dengan kelurahan terdampak banjir terbanyak adalah Pasar Minggu, Kebayoran Lama, dan Mampang Prapatan, menurut data Potensi Desa (Podes). Ada juga banjir di Jagakarsa dan Pancoran.
Jumlah kelurahan yang terkena banjir pada tahun 2024 meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena hujan yang banyak dan masalah drainase di beberapa daerah.
Dia menyatakan bahwa data bencana alam ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan pembangunan wilayah perkotaan dan mitigasi bencana.
Jumlah kejadian banjir atau genangan air tertinggi di Jakarta dalam lima tahun terakhir, 2020–2025, terjadi pada Januari, Februari, Mei, Juni, dan Desember, menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Selama lima tahun terakhir, ada sekitar 498 kejadian banjir dengan perkembangan yang berubah-ubah. Januari mengalami tingkat genangan atau banjir tertinggi sebanyak 63 kali, Februari sebanyak 63 kali, Mei sebanyak 63 kali, Juni sebanyak 63 kali, dan Desember sebanyak 64 kali.
Dia menyatakan bahwa bulan Agustus mencapai tingkat terendah dengan 35 kali, bulan September dengan 30 kali, dan bulan Juli dan Oktober dengan masing-masing 43 kali.
BPBD DKI mencatat 219 banjir di Jakarta pada tahun 2025. Banjir paling sering terjadi di Jakarta Utara, dengan 73 kali, diikuti oleh Jakarta Selatan, dengan 45 kali, Jakarta Barat, dengan 41 kali, Jakarta Timur, dengan 41 kali, Jakarta Pusat, dengan 7 kali, dan Kepulauan Seribu dengan 7 kali.
Dalam hal banjir yang terjadi pada Januari 2026, daerah yang paling sering terjadi adalah Jakarta Timur dengan delapan insiden. Daerah berikutnya adalah Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan dengan tujuh insiden masing-masing.
Diikuti oleh empat insiden di Jakarta Pusat, dan satu insiden banjir terjadi di Kepulauan Seribu.
Baca Juga :59.725 Orang Tidak Memiliki Pekerjaan di Jakarta Selatan, Menurut BPS.
Baca Juga : BPS: Pada Awal Februari 2026, Harga Bawang Putih Akan Turun Sedikit.
(Red).
