Jakarta, Intra62.com –
Seiring dengan mulainya musim kemarau, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa guyuran hujan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan semakin menurun dalam sepekan ke depan.
Menurut Sinta Andayani, Kepala Unit Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, cuaca di Sumsel saat ini umumnya cerah hingga berawan.
Penurunan intensitas hujan ini disebabkan oleh mulai aktifnya Monsun Australia, yang bertiup melalui wilayah Indonesia, menurut Sinta.
Dia mengatakan, “Monsun Australia yang mulai aktif menyebabkan kandungan uap air di atmosfer menjadi sangat rendah. Selain itu, faktor dinamika atmosfer saat ini kurang berpengaruh terhadap proses pembentukan awan hujan.”
Ia mengatakan bahwa saat ini Sumatera Selatan resmi memasuki awal musim kemarau. Berkurangnya tutupan awan berkorelasi langsung dengan penurunan potensi hujan ini.
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan suhu udara dan penurunan kelembapan udara yang signifikan.
“Suhu udara maksimum di siang hari sekarang bisa mencapai 33 hingga 34 derajat Celsius. Cuaca yang panas ini tentu terasa kurang nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas,” katanya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk segera beradaptasi dengan kondisi cuaca panas, di antaranya dengan melindungi diri menggunakan tabir surya atau payung saat beraktivitas di luar ruangan, dan menjaga kesehatan tubuh saat cuaca kering.
Untuk mengurangi efek kekeringan, masyarakat diminta untuk mulai menggunakan air bersih dengan cara yang lebih hemat dan cerdas.
Namun, Sinta mengingatkan bahwa masalah utama yang harus diperhatikan dari fenomena ini adalah meningkatnya risiko kebakaran karena kurangnya curah hujan membuat vegetasi mengering dan membuatnya sangat mudah terbakar.
Tutupnya dengan mengatakan, “Kami meminta masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi terhadap peningkatan potensi kebakaran lahan dan hutan (karhutla), serta ancaman bahaya kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk.”
Baca Juga : BMKG: Pada Jumat Siang, Gempa Dangkal Mengguncang Jailolo, Maluku Utara.
Baca Juga : BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumut Hingga 26 April.
(Red).
