Jakarta , Intra62.com . Menhan Saudi: Iran akan semakin kuat jika AS menghentikan serangan. Media melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman (KBS) memperingatkan bahwa jika Presiden AS Donald Trump tidak melanjutkan ancamannya, Iran akan semakin kuat.
Sebagaimana dilaporkan Axios pada Jumat (30/1), KBS, orang kepercayaan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), menyampaikan peringatan itu . Dalam pengarahan tertutup di Washington, DC di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.
Portal berita AS itu menyatakan bahwa pernyataan KBS menunjukkan bahwa sikap publik Arab Saudi, yang selama ini menekankan kewaspadaan dan memperingatkan tentang risiko eskalasi konflik dengan Iran, telah berubah.
Tiga pekan sebelumnya, MBS dikabarkan meminta Trump untuk tidak melakukan tindakan militer karena berisiko memicu konflik yang lebih luas di wilayah tersebut. Dilaporkan bahwa Trump juga dipengaruhi oleh peringatan itu untuk menghentikan serangan.
Ketika Amerika Serikat meningkatkan kekuatan militernya di kawasan Teluk, KBS mengunjungi Washington. Para pejabat Gedung Putih menyatakan belum ada keputusan dan diplomasi masih menjadi pilihan, meskipun Trump meminta penambahan besar pasukan AS.
Menurut Axios, saat ini tidak ada perundingan langsung yang signifikan antara AS dan Iran. Para pejabat AS menyatakan bahwa Teheran tampaknya tidak mau menerima tuntutan Washington.
Pada Kamis, KBS mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat senior Amerika Serikat, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, utusan Gedung Putih Steve Witkoff, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine.
Beberapa sumber memberi tahu Axios bahwa diskusi terkonsentrasi pada kemungkinan serangan AS terhadap Iran. Namun demikian, KBS disebut meninggalkan pertemuan itu tanpa memberikan kejelasan tentang rencana atau strategi pemerintahan Trump.
Menhan Saudi itu disebut dalam pengarahan tertutup dengan pakar dan perwakilan organisasi Yahudi bahwa kegagalan bertindak secara militer setelah ancaman selama berminggu-minggu akan memicu keberanian Iran.
Iran siap hadapi serangan
KBS juga menyadari bahwa mengelola ancaman eskalasi regional sangat penting.
Arab Saudi secara terbuka menyatakan bahwa mereka menghormati kedaulatan Iran dan memilih solusi diplomatik. Selain itu, pemerintah kerajaan itu menyatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan wilayah udara mereka digunakan untuk serangan ke Iran.
Sebuah laporan dari Axiios menyatakan bahwa para pejabat Saudi saat ini menghadapi tantangan. Mereka khawatir tentang konsekuensi serangan AS, tetapi mereka juga tidak ingin Iran menjadi lebih kuat jika serangan ditunda.
Baca juga : Konflik Dengan AS dan Israel Memasuki Babak Ketiga. & Wamenlu Iran
( Anisa-red)
