Jakarta, Intra62.com – Jumat (23/1), Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Batalyon Infanteri (Yonif) TP 877/Biinmaffo di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, untuk memeriksa fasilitas dan kesiapan personel.
Menurut siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kesiapan satuan, pembangunan pangkalan, dan kesejahteraan anggota militer di wilayah strategis perbatasan.
Setelah tiba di markas, Sjafrie menerima paparan langsung dari Komandan Yonif TP 877/Biinmaffo tentang kondisi satuan, kekuatan personel dan materiil, kemajuan dalam pembangunan pangkalan, dan pelaksanaan pembinaan satuan, termasuk program ketahanan pangan dan kegiatan teritorial.
Selain itu, Sjafrie meluangkan waktu untuk melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas pangkalan. Ini termasuk dapur lapangan, sarana pendukung latihan, barak, area perumahan prajurit, dan lahan pertanian dan peternakan yang dikelola satuan.
Seperti yang dinyatakan dalam siaran pers, “Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan pembangunan dan upaya perbaikan mandiri berjalan sesuai rencana dan kebutuhan operasional satuan.”
Setelah meninjau seluruh fasilitas, Sjafrie mengucapkan selamat tinggal kepada tentara untuk memberikan inspirasi kepada Yonif TP 877/Biinmaffo.
Sjafrie menekankan kepada para prajurit betapa pentingnya profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian dalam menjaga kedaulatan negara, terutama di wilayah perbatasan.
Sjafrie juga mendorong seluruh anggota militer untuk tetap solid, meningkatkan kemampuan, dan memaksimalkan potensi pangkalan, termasuk melalui program ketahanan pangan yang menguntungkan satuan dan masyarakat sekitar.
Akibatnya, Sjafrie percaya bahwa kehadiran prajurit teritorial pertempuran dapat berdampak positif pada keamanan negara dan kesejahteraan rakyat.
(Red).
