Jakarta, Intra62.com –
Dampak tanah longsor yang menimbun bagian Jalan Raya Bungbulang-Caringin di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis membuat jalur selatan ditutup oleh Kepolisian Resor Garut.
Menurut AKP Priyo Sumbodo, Kepala Polsek Bungbulang, longsoran tanah tebing di Kampung Cisuren, Desa Wangunjaya, Bungbulang, menutup jalan raya lintas selatan Garut secara keseluruhan.
Priyo mengatakan bahwa karena longsor, material belum dapat dievakuasi secara keseluruhan saat ini, dan jalan pun terputus.
Menurutnya, salah satu faktor penyebab bencana tanah longsor yang terjadi di daerah Bungbulang adalah hujan yang mengguyur di daerah selatan Garut pada hari Kamis, 23 April.
Dia menyatakan bahwa longsoran tanah telah menutup akses badan jalan sehingga evakuasi harus dilakukan dengan kendaraan alat berat.
Dia menambahkan, “Kami masih menunggu alat berat, semoga nanti untuk material longsor bisa dikepinggirkan secepat mungkin.”
Menurutnya, selama jalan ditutup untuk kendaraan roda dua dan empat dari Bungbulang ke Caringin maupun sebaliknya, lalu lintas dialihkan ke jalur lain.
Dia mengatakan bahwa rute Cijayana, Mekarmukti, atau Pameungpeuk adalah yang lebih aman untuk kendaraan dari kedua arah karena kondisi jalannya.
“Warga lokal dapat menggunakan jalur alternatif Cigadog, tetapi kami tidak menyarankan warga asing atau kendaraan besar menggunakannya karena jalurnya kecil dan tidak memungkinkan kendaraan besar.”
Ia meminta orang-orang untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur yang rawan longsor di selatan Garut, terutama saat hujan.
Dia menyatakan bahwa orang yang menggunakan jalan harus selalu mematuhi arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan selama pengalihan arus kendaraan dan penutupan jalur yang terdampak longsor.
Dia menyatakan, “Seluruh masyarakat kami imbau untuk tetap berhati-hati saat melintas jalur di Jalan Raya Bunggulang karena di beberapa titik sangat rawan.”
Baca Juga : Pengedar Ribuan Butir Obat Keras Ilegal Ditangkap oleh Polisi di Bekasi.
Baca Juga : Polisi Meningkatkan Protokol Pengamanan Berkelanjutan di Kanjuruhan.
(Red).
