Jakarta, Intra62.com – Saat hendak berlabuh di Pelabuhan Paotere di Makassar, Sulawesi Selatan, kapal nelayan KM Risnawati Indah meledak dan melukai delapan orang awaknya di area tanggul.
Di Makassar, Selasa, Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, menyatakan bahwa ada kecelakaan dan ledakan. Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan.
Selasa (3/1) pagi pukul 04.30 WITA, kejadian tersebut terjadi. Diketahui bahwa kapal akan memasuki pelabuhan Paotere untuk mengumpulkan ikan yang telah ditangkap sebelum dikirim ke Tempat Pelelangan Ikan Paotere.
Menurut informasi awal, kejadian terjadi saat salah satu anak buah kapal (ABK) bernama Sija, atau Bayong, menyalakan mesin penerangan kapal.
Pada saat yang sama, kilatan atau cahaya muncul dari bagian depan kapal dan kemudian menyebar ke area mesin. Tidak lama kemudian, terjadi ledakan, dan seluruh awak kapal meloncat ke laut untuk selamat.
Peristiwa tersebut menyebabkan nakhoda kapal dan beberapa ABK mengalami luka-luka dalam tingkat yang berbeda. Setiap korban diangkut ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Korban yang terluka: Daeng Ewa (juragan) terluka, Daeng Lalantik patah kaki kiri, Aldi mengalami luka di wajah, Daeng Nggitung mengalami luka di wajah, dan Rahmat (buruh pengangkut) mengalami luka di kaki kiri.
Selain itu, Putra alami mengalami luka bakar di punggung, Daeng Rani mengalami luka pada wajah dan pergelangan tangan kanan, dan Daeng Tangga mengalami luka pada lengan kiri dan kaki kanan. Namun, Sampara Jarung Daeng Tujuh dan Sija alias Baygong tidak mengalami luka.
Tim Inafis Polres Pelabuhan dan Ditpolairud Polda Sulsel tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan menyeluruh.
Iptu Adil mengatakan bahwa tindakan ini dilakukan untuk memastikan penyebab ledakan secara pasti dan untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi.
Setelah kejadian itu, polisi meminta semua nelayan dan pengguna pelabuhan untuk tetap mengutamakan keselamatan kerja, terutama saat menggunakan mesin dan peralatan kapal. Penyebab kejadian masih belum diketahui.
(Red).
