Jakarta, Intra62.com – Otoritas kesehatan Gaza mengatakan mereka telah menerima 15 mayat warga Palestina tambahan dari Israel melalui Komite Palang Merah Internasional (ICRC). Ini menjadi total 165 jenazah yang diterima sejak gencatan senjata.
Pada Selasa (21/10), direktur jenderal otoritas kesehatan Gaza Munir al-Bursh mengatakan bahwa tim medis akan melakukan pemeriksaan dan melengkapi dokumen sebelum mengembalikan mayat warga Palestina kepada keluarga mereka.
Dia juga menyatakan bahwa untuk mengidentifikasi mayat-mayat tersebut, petugas menggunakan teknik dasar, dengan beberapa dari mereka menunjukkan tanda-tanda “penyiksaan, pemukulan, pemborgolan, dan penutupan mata.”
Tidak ada pernyataan dari tentara Israel mengenai masalah ini.
Baca Juga : Nelayan Desa Ujung Pandaran Menemukan Jenazah Seorang Pria.
Pada 7 Oktober 2023, perang Israel-Hamas terjadi ketika militan Hamas melakukan serangan mendadak ke Israel selatan, membunuh 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya.
Otoritas kesehatan Gaza menyatakan bahwa serangan balasan Israel di Gaza telah menewaskan 68.229 orang dan melukai 170.369 lainnya sejak 11 Oktober. Meskipun gencatan senjata, 87 warga Gaza tewas dan 311 lainnya luka-luka.
Menurut perjanjian gencatan senjata Israel-Hamas, yang dimulai pada 10 Oktober, tahap pertama mencakup penarikan sebagian pasukan Israel, pertukaran tahanan dan sandera, dan peningkatan besar dalam pengiriman bantuan ke Gaza.
Baca Juga : Tambang Emas Runtuh Di Venezuela, Empat Belas Orang Tewas.
( Red ).
