Jakarta, Intra62.com – Gempa simeule Aceh dengan magnitudo 6,3 terjadi di wilayah Simeulue, Provinsi Aceh, pada Kamis pukul 11.56.24 WIB. Ini merupakan gempa bumi dangkal karena aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menuju ke bawah Lempeng Eurasia.
Melalui keterangan tertulis yang diberikan di Medan, Kamis, Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menyatakan bahwa hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa parameter update gempa ini adalah 6,3.
Baca Juga : Gempa Kecil Mengguncang HSU Dan Balangan Kalsel.
Lokasi gempa bumi adalah pada koordinat 2,61 derajat Lintang Utara (LU) dan 95,83 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya di laut, satu kilometer arah selatan Simeulue Aceh, dan 14 kilometer kedalaman.
Gempa bumi itu dirasakan pada intensitas IV MMI di Simeulue, III-IV MMI di Aceh Selatan, dan III-IV MMI di Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tenggara, Abdya, dan Singkil.
Gempa juga dirasakan di Kabanjahe, Berastagi, Tiganderket, Pidie, dan Lhokseumawe dengan intensitas II-III MMI. Getaran juga dirasakan di Kota Medan dan Silangit dengan intensitas II MMI.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa simeule Aceh tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
Sampai pukul 13.00 WIB, BMKG melaporkan enam gempa bumi susulan, dengan magnitudo terbesar M4,8.
Baca Juga : Sembilan Gempa Mengguncang Kabupaten Bandung, Menurut BMKG.
(RED).
