Jakarta, Intra62.com –
Sebuah pernyataan dikeluarkan oleh Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI 2026, yang akan diadakan pada hari Sabtu, 11 April, di Jakarta.
Dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI di Jakarta, Jumat, Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI H.R. Bayu Syahjohan mengatakan kepada awak media, “Meskipun hari ini sudah berjalan pra-munas, insyaallah dihadiri ketua umum kami dari PB IPSI, yaitu Bapak Haji Prabowo Subianto.”
Syahjohan, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Munas PB IPSI, menjelaskan bahwa Prabowo Subianto, sebagai Ketua Umum PB IPSI, tidak dapat menghadiri seremoni pembukaan munas pada Jumat (10/4) karena dia memiliki banyak kegiatan yang harus diselesaikan sebagai Presiden RI.
Dia menyatakan bahwa seluruh peserta munas dari 38 provinsi dan panitia telah mengetahui kondisi tersebut, sehingga tidak mempengaruhi keabsahan penyelenggaraan munas.
Dia berkata, “Insyaallah besok (Prabowo Subianto) berkenan hadir.”
Ia menambahkan bahwa dia juga menerima pesan atau amanat dari Prabowo Subianto menjelang munas agar dia melakukannya dengan sebaik mungkin.
Dia menambahkan, “Dan besok beliau (Prabowo Subianto) tentunya akan hadir dengan pengesahan-pengesahan yang nantinya akan dirumuskan dan diputuskan di dalam sidang karena ini adalah musyawarah, bukan pemilihan, tapi musyawarah.”
Pengurus besar dan panitia juga menginginkan musyawarah untuk memilih ketua umum munas daripada pemilihan. Dia menyatakan bahwa jika forum tidak mencapai konsensus, pemilihan akan dilakukan, seperti yang terjadi pada pertemuan organisasi.
Syahjohan menjelaskan bahwa sejumlah nama telah mendaftar sebagai calon ketua umum. Namun, sebagian besar pengurus di tingkat pusat dan 38 provinsi tetap menginginkan Prabowo Subianto untuk kembali memimpin PB IPSI dari tahun 2026 hingga 2030.
Namun, ia menyatakan bahwa forum munas akan menentukan kesediaan Prabowo untuk kembali menjadi ketua umum baru.
Dia berkata, “Kita tidak tahu ya, pada saatnya nanti tentunya beliau akan mengumumkan apakah dia masih bersedia atau tidak.”
Secara historis, Prabowo Subianto menjabat sebagai Ketua Umum DPP IPSI selama lima periode, dari tahun 2004 hingga 2025. Selain jabatannya di tingkat nasional, ia juga menjabat sebagai Presiden Federasi Pencak Silat Dunia (Persilat) sejak 2010 dan akan kembali terpilih pada Kongres 2022.
Baca Juga : Prabowo Menunjuk Andi Rahadian Sebagai Duta Besar Republik Indonesia Untuk Oman.
Baca Juga : Prabowo Menyaksikan Pengucapan Sumpah Liliek Prisbawono Sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.
(Red).
