• Sat. Mar 14th, 2026

BCA Menargetkan Peningkatan Penyaluran KPR Hingga 7% Pada Tahun 2026.

ByBunga Lestari

Feb 9, 2026

Jakarta, Intra62.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan peningkatan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) sekitar 6% hingga 7% pada tahun 2026.

Menurut perseroan, optimisme ini didukung oleh berbagai rencana yang dirancang untuk meningkatkan penyaluran KPR BCA tahun ini.

Menurut Melani Megawati, SVP Divisi Kredit Konsumen BCA, fokus perusahaan adalah memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan yang ingin mengambil KPR, dalam pernyataan yang diberikan di Jakarta, Senin.

Bagi pelanggan yang ingin membeli rumah dengan fasilitas KPR, BCA menawarkan situs web rumahsaya.bca.co.id sebagai tempat belanja tunggal.

Pada situs web, nasabah dapat mencari properti dari agen properti dan pengembang yang sudah menjadi mitra BCA dan melakukan pencarian.

 

Menurut Melani, pelanggan juga dapat langsung melakukan simulasi kredit dan mengajukan kredit melalui situs web.

Melani juga mengatakan bahwa pelanggan kini dapat mengetahui sisa angsuran melalui aplikasi myBCA. BCA juga menawarkan layanan setelah penjualan yang dapat diakses langsung oleh pelanggan melalui aplikasi haloBCA.

Klien yang memiliki pertanyaan tentang bunga atau hal-hal lain terkait KPR dapat dibantu dengan berbagai layanan yang ditawarkan oleh perseroan.

Dalam hal suku bunga, BCA menawarkan program bunga tetap berjenjang yang mudah dan fleksibel bagi pelanggan KPR BCA.

Melani mengatakan bahwa program bunga tetap berjenjang yang disertai dengan bunga kompetitif telah menarik generasi muda dan Gen Z untuk mendapatkan rumah impiannya.

Menurutnya, melalui penawaran tersebut, Generasi Z akan memiliki kemampuan untuk menyesuaikan bunga cicilan sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas mereka.

Ia mencontohkan program bunga tetap berjenjang di mana pelanggan dapat menerima bunga tetap selama tiga tahun pertama, kemudian bunga tetap yang berbeda selama tiga tahun berikutnya, dan begitu seterusnya selama empat tahun lagi.

“Bunganya rendah di awal, dan perlahan akan menyesuaikan, dengan asumsi kalangan Gen Z juga memiliki kenaikan income seiring bertambahnya masa kerja atau perjalanan usahanya yang terus berkembang. Karena itu, program ini sangat populer di Gen Z,” kata Melani.

Selain itu, perusahaan memiliki strategi untuk mendukung kinerja KPR, seperti promosi menarik di BCA Expoversary 2026.

Melani menjelaskan bahwa selain pendekatan yang telah direncanakan, optimisme pertumbuhan KPR didukung oleh berbagai insentif pemerintah. Salah satunya adalah insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang diperpanjang untuk pembelian properti baru dengan harga tertentu.

Dia menyatakan, “Kami melihat bahwa perpanjangan insentif PPN DTP meningkatkan permintaan properti pada tahun 2026, dan harapannya juga berdampak positif pada kenaikan penyaluran KPR BCA.”

 

Untuk diketahui, total penyaluran kredit BCA tumbuh 7,7 persen secara tahunan (tahun ke tahun/tahun ke tahun) menjadi Rp993 triliun pada Desember 2025, dengan pertumbuhan rata-rata 10,8 persen pada tahun tersebut.

Sejak Oktober 2025, BCA telah mendukung penyaluran KPR subsidi atau FLPP swasta. Selain itu, pembiayaan konsumer terjaga sebesar Rp224,1 triliun, didukung KPR hingga Rp142,3 triliun, dan kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar Rp56,6 triliun.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/