Jakarta , Intra62.com . AWDI dan CoI Memupuk Persatuan melalui Pertukaran Budaya di Korea Selatan . Hal ini djelaskan oleh sekjend DPP AWDI Balham Wadja SH saat persiapan pematangan tim ke korea bersama CoI dan Global Mandiri School , Rabu ( 8/5/2024 )
Sangat penting menciptakan rasa persatuan melalui budaya melibatkan pengakuan kesamaan di antara kelompok yang berbeda.” Ungkap Balham . Sekaligus merayakan dan menghormati perbedaan. Berikut beberapa cara budaya dapat membantu memupuk persatuan.
Dalam penjelasan Sekjend DPP AWDI , ada banyak cara dalam menjadikan kebudayaan sebagai pemupuk persatuan di dunia .
Keanekaragaman budaya merupakan ciri khas umat manusia, dan setiap budaya menyumbangkan perspektif, praktik, dan nilai yang unik pada tatanan global. Memahami dan menghargai perbedaan budaya dapat menumbuhkan empati, kerjasama, dan saling menghormati antar individu dan masyarakat.
Baca juga : Founder CoI Vivi sandra Putri bawa Siswa Global Mandiri ke Ajang Festival di Daegu Korea
Berikut beberapa cara budaya dapat membantu memupuk persatuan:
Nilai-Nilai Bersama: Identifikasi dan tekankan nilai-nilai universal yang umum di berbagai budaya, seperti kasih sayang, rasa hormat, keadilan, dan kerja sama. Menekankan nilai-nilai bersama ini dapat membantu membangun jembatan dan menciptakan tujuan bersama.
Pertukaran Budaya: Mempromosikan program pertukaran budaya yang menyatukan orang-orang dari latar belakang berbeda untuk berbagi tradisi, adat istiadat, dan perspektif mereka. Hal ini memupuk saling pengertian dan penghargaan sekaligus meruntuhkan stereotip dan prasangka.
Salah satu contoh seperti yang dirintis oleh CoI dan Sekolah Global Mandiri dalam upaya pelestarian budaya . Giat ke Festival budaya di Daegu Korea rencana tanggal 9 Mei – 15 Mei 2024 sedang on progress ,” Ungkap Vivi Sandra ,Founder CoI.
Festival dan Acara Budaya: Menyelenggarakan festival, pameran, dan acara multikultural yang merayakan keragaman budaya dalam suatu komunitas. Acara-acara ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul, belajar satu sama lain, dan merayakan rasa kemanusiaan mereka. (red )
